Breaking News:

HUT OPM

Herman Yoku: HUT Kemerdekaan Papua 1 Desember Adalah Sebuah Kekeliruan Sejarah 

1 Desember yang diklaim sebagai HUT Kemerdekaan Papua Barat, adalah kekeliruan dan juga penipuan sejarah yang terus dipelihara hingga saat ini.

Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Ondoafi Besar Kabupaten Keerom, Herman Yoku. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menjelang 1 Desember setiap tahunya diklaim sebagai HUT Papua Barat atau hari kemerdekaan bangsa Papua, para aktivis dan simpatisan Papua merdeka mulai persiapan untuk merayakan HUT kemerdekaan Papua Barat, tersebut.

Anggota Majelis Rakyat Papua Herman Yoku mengatakan, hal tersebut dianggap keliru olehnya, karena ia adalah salah seorang saksi sejarah Papua yang masih hidup hingga sekarang.

"1 Desember yang selama ini diklaim sebagai HUT Kemerdekaan Papua Barat, adalah kekeliruan dan juga penipuan sejarah yang terus dipelihara hingga saat ini," Kata Herman saat dihubungi, Jumat (26/11/2021).

Baca juga: Kelompok Sparatis Papua Sulit di Tangkap TNI-Polri, Meski Pasukan Khusus Diturunkan, Ini alasannya

Dia mengatakan hal tersebut telah membodohi sebagian kecil generasi muda Papua yang percaya dengan sejarah yang salah itu.

"Yang mengklaim 1 Desember sebagai HUT Kemerdekaan Papua itu karena tidak paham sejarah, 1 Desember itu entah manusia dari mana yang mengklaim sebagai HUT Kemerdekaan Papua,"ujarnya.

Menurutnya, bendera bintang kejora yang saat ini diklaim sebagai Bendera Negara West Papua sebenarnya adalah bendera Club Sepak bola dari wilayah Nafri.

Baca juga: 13 Tahun Berdiri, Mantan Aktivis Prediksikan KNPB Hancur Beberapa Tahun Lagi

"dimana di akhir Belanda mau keluar dari Papua, Belanda mencopot gambar bola kaki dan menggantinya dengan Bintang lalu dijadikanlah bendera West Papua," ungkapnya.

Ia menambahkan, pada tahun 1963, Integrasi Irian (Papua) ke NKRI saat masa peralihan pemerintahan Belanda masih belum mau keluar dari Papua yang saat itu masih nama Irian sehingga dengan berbagai cara Belanda coba menganggu kedaulatan NKRI dengan menciptakan Bendera Bintang Kejora yang diambil dari Bendera Club Sepak bola Nafri dan dijadikan sebagai bendera bangsa West Papua.

Baca juga: OPM Ancam Tembak Pesawat Pengangkut TNI-Polri di Yahukimo Papua

"Hal inilah yang tidak dipahami oleh generasi muda sekarang yang masih percaya  bahwa 1 Desember adalah kemerdekaan Papua Barat," tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved