Breaking News:

Histeris dan Lari Keluar Kamar, Siswi SMP Berhasil Kabur dari Ayah Tiri yang Coba Lakukan Pelecehan

Polisi menangkap seorang pria berinisial S (57) yang mencoba merudapaksa anak tirinya untuk kedua kalinya.

Editor: Claudia Noventa
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi - Polisi menangkap seorang pria berinisial S (57) yang mencoba merudapaksa anak tirinya untuk kedua kalinya. 

TRIBUN-PAPUA.COM – Polisi menangkap seorang pria berinisial S (57) yang mencoba merudapaksa anak tirinya untuk kedua kalinya.

Diketahui, S merupakan warga di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bulungan Iptu Khomaini mengatakan, rudapaksa yang dilakukan S dilaporkan oleh kakak kandung korban.

"Dugaan pemerkosaan oleh ayah tiri dari PNA, terjadi bukan hanya sekali. Kejadian pertama kali dilakukan Rabu 19 November 2021 sekitar pukul 05.00 Wita. Berdasar laporan yang kami terima, saat itu menjadi kali pertama pelaku mencabuli anaknya," ujar Khomaini saat dihubungi, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Viral Video Wanita Dikerubungi Warga, Diduga Kepergok Mencopet di Tempat Ramai

Baca juga: Awalnya Dijanjikan Pekerjaan, Sebanyak 29 Perempuan Ternyata Dijadikan PSK oleh Seorang Mami

S yang merupakan petani asal Banyuwangi ini diduga tidak puas dengan ibu korban, sehingga melampiaskan nafsunya kepada anak tirinya.

Khomaini mengatakan, perbuatan bejat pelaku akhirnya terbongkar saat korban yang merupakan pelajar SMP ini, terbangun karena terkejut akan keberadaan pelaku di kamarnya Sabtu (20/11/2021) sekitar pukul 23.30 Wita.

"Tadinya dia masih takut dengan ancaman ayahnya, tapi kali kedua itu dia sudah tidur dan terkejut begitu ayah tirinya kembali mencoba melakukan persetubuhan untuk kedua kalinya. Karena kaget, dia akhirnya histeris sampai membuat pelaku berlari keluar kamar," lanjutnya.

Takut perbuatannya diketahui istrinya, pelaku kabur keluar rumah melalui pintu dapur.

Sementara korban langsung mengirim pesan ke kakak kandungnya yang tinggal terpisah cukup jauh dari rumah ibunya.

Pesan tersebut berbunyi bahwa ia diperkosa oleh ayahnya dan meminta kakaknya untuk menyelamatkannya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved