Breaking News:

Papua Terkini

Pelni Jayapura Batasi Penjualan Tiket Jelang Natal, Berikut Alasannya

Pelni Cabang Jayapura tak menambah kapal. Bahkan tiket yang dijual pun terbatas. Ini demi mencegah penyebaran Covid-19 dan pengendalian penumpang.

Dok Kompas.com
Kapal Motor (KM) Sinabung. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Penjualan tiket transportasi laut di Jayapura menjelang natal dan tahun baru, kini dibatasi PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

Kepala Pelni Cabang Jayapura, Whendy Richard Imkotta mengatakan pembatasan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. 

"Kami tetap mengacu pada aturan dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Jadi, kami dalam misi pelayanan angkutan penumpang, juga tetap mengedepankan protokol kesehatan," tegas Whendy ditemui Tribun-Papua.com di kantornnya pada Kamis (26/11/2021).

Baca juga: Ramai Penolakan Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka, Herman Yoku: OPM Hanya Keliru Bermimpi

Pihaknya memahami kebiasaan dan tradisi masyarakat pulang kampung atau mudik.

"Biasanya memang harus pulang kampung, harus melakukan mudik dan segala macam. Tapi, mungkin dengan kondisi pandemi ini, mengedukasi kepada kita semua supaya kebiasaan-kebiasaan itu kita pending dahulu," ujarnya.

Terkait antisipasi lonjakan penumpang saat natal dan tahun baru, Pelni siap melakukan pengendalian lewat penjualan tiket.

Baca juga: Tokoh Masyarakat Minta Polisi, Jaksa dan KPK Usut Penggunaan Dana Otsus Papua

Hal ini juga disesuaikan dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 jatuh di momen natal dan tahun baru.

Pelni Cabang Jayapura tak menambah kapal. Bahkan tiket yang dijual pun terbatas.

"Tidak ada penambahan kapal. Kami tetap hanya melayani sampai 50 persen dari kapasitas angkut,"ujarnya.

Dia berharap ada pengertian dari masyarakat terkait kebijakan layanan PT Pelni guna mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: OPM Keluarkan Ultimatum Jelang 1 Desember, Tokoh Adat Tolak Perayaan Hari Jadi Papua Merdeka

Kini, ada 5 kapal penumpang yang melayani masyarakat dari dan ke Jayapura; KM Labobar, KM Sinabung, KM Gunung Dempo, KM Ceremai dan KM Dobonsolo. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved