Breaking News:

Info Merauke

Ribuan Balita di Merauke Alami Stunting

Ribuan anak di bawah lima tahun (balita) di Kabupaten Merauke mengalami kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya.

Penulis: Hidayatillah | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Ketua Pokja IV Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Merauke, dr Any R S Koibur. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Sebanyak seribu lebih anak di bawah lima tahun (balita) di Kabupaten Merauke mengalami kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya atau stunting. 

Ketua Pokja IV Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Merauke, dr Any R S Koibur mengatakan, kasus stunting masih menjadi masalah kesehatan dengan jumlah yang cukup banyak.

Baca juga: Puncak HUT Korpri ke-50, ASN Dilingkup Pemda Mimika Diminta Mantapkan Fungsi Organisasi

"Balita stunting lumayan banyak. Dari 23 ribu balita di Merauke, sekitar 1.200 an balita atau 10 persen stunting per April 2021. Bulan ini, 13 persen balita stunting,” ungkap dokter umum ini kepada Tribun-Papua.com di Hotel Care Inn Merauke, Papua, Senin (30/11/2021).

Dia menjelaskan, stunting diakibatkan kekurangan gizi kronis. Banyak faktor yang mempengaruhi, namun didominasi karena kekurangan ekonomi keluarga.

 “Faktornya, keluarga ekonomi menengah kebawah sehingga yang lebih banyak menyumbang stunting adalah orang asli Papua (AOP). Asupan makan minum ini sangat mempengaruhi,” tandas dr. Any Koibur. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved