Webinar UNICEF
Dirkesling Kemenkes Sebut Sanitasi Sekolah Terkait dengan 17 SDGs
Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan drg R Vensya Sitohang menyebut, sanitasi sekolah berkaitan dengan 17 pembangunan berkelanjutan.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Jurnalis Tribun-Papua.com Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan drg R Vensya Sitohang menyebut, sanitasi sekolah berkaitan erat dengan 17 pembangunan berkelanjutan atau SDGs.
Hal itu disampaikannya dalam sesi materi dalam webinar seri ke-4, yang digelar Pemprov Papua bersama Unicef dan Yayasan Noken Papua.
Baca juga: Pemprov Papua Bersama Unicef dan Yayasan Noken Kembali Gelar Webinar Seri-4
"Ini kalau kita bicara terkait sanitasi sekolah, berarti erat kaitannya dengan SDG's yang ada 17 tujuan itu," katanya.
Dengan menerapka Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta sanitasi di sekolah, maka tentunya ini merupakan satu pilar untuk menuju tercapainya pembangunan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Vensya juga menyebutkan pentingnya kondisi air, sanitasi dan higienitas di lingkungan sekolah.
"Para warga sekolah, baik itu guru, siswa semuanya tentu membutuhkan ruang gerak yang bersih, udara yang sehat dan fasilitas penunjang sanitasi yang memadai," ucapnya.
Baca juga: Babak Baru, Jenderal Andika Soal Bentrokan Kopassus Vs Brimob di Timika Papua
Dalam presentasinya itu, dirinya menyampaikan 73% dari sekolah yang ada di Indonesia tidak memiliki akses sanitasi yang layak.
Sementara itu, yang lebih parah, dikemukakannya 1 dari 5 sekolah tidak memiliki akses air yang layak.
Serta, satu dari tiga sekolah tidak tidak memiliki jamban yang terpisah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/30112021-webinar-2.jpg)