Breaking News:

Bupati Sorong Digugat

KPK Dihadirkan sebagai Saksi Sidang Bupati Sorong Soal Izin Sawit

Mengapa KPK harus dihadirkan karena menurut penilaian tim kuasa hukum bahwa soal kelapa sawit di Indonesia umumnya, dan Papua khususnya

Penulis: Musa Abubar | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
HADIRKAN KPK - Sidang lanjutan kasus gugatan pencabutan izin perkebunan sawit di Kabupaten Sorong yang digelar di PTUN Jayapura, Selasa (30/11/2021) menghadirkan personel dari KPK. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua,Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Komisi Pemberantasan Korupsi RI hadir sebagai saksi dalam sidang Bupati Sorong soal perizinan perkebunan sawit di Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura, Selasa (30/11/2021).

Pantauan Tribun-Papua.com, sidang Bupati Sorong terkait sawit itu dengan agenda pemeriksaan saksi dari tergugat Bupati Sorong, Johny Kamuru.

Akhirnya Todd Rivaldo Ferre Tinggalkan Skuad Persipura: Terimakasih Tim Kebanggaan

"Saksi yang dihadirkan oleh kami sebagai tergugat ini dan itu sangat luar biasa dan istimewa," kata kuasa hukum tergugat Bupati Sorong Jhony Kamuru, Piter Ell kepada awak media di Jayapura, Selasa (30/11/2021).

Menurut dia, mengapa KPK harus dihadirkan karena menurut penilaian tim kuasa hukum bahwa soal kelapa sawit di Indonesia umumnya, dan Papua khususnya merupakan isu yang luar biasa dan dampaknya sangat besar di bidang lingkungan hidup.

Menurut dia, dosa-dosa perusahaan itu banyak dan sanksinya sudah jelas, saat pemberiaan ijin usaha (IUP) tercantum sejumlah kewajiban.

Masih Ingat Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji, Ini yang Dilakukan Bersama TNI Menjelang HUT OPM 

Lanjut dia, ternyata berdasarkan evaluasi yang melibatkan KPK, kewajiban-kewajiban itu tidak dijalankan.

Salah satu contoh, kata dia, lokasi itu belum ada pelepasan adat, selanjutnya jika mau berusaha itu ada hak guna usaha, tidak ada sertifikat hak guna usaha dan sudah sekian tahun sejak 2008 sampai hari ini tidak ada sertifikat hak guna usaha.

Sementara itu, Bupati Sorong Johny Kamuru pihaknya sudah melakukan berbagai pertimbangan dan sudah masuk ranah hukum.

"Saya pikir bagian saya, persoalan saya sudah kita lakukan dengan berbagai pertimbangan dan sudah masuk ranah hukum dan sudah dikasih kuasa ke penasihat hukum," ujarnya.

Fakta Penangkapan Pentolan KKB Temianus Magayang, Masih 25 Tahun dan Diduga Gunakan Dana Desa

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved