Pengungsi Afghanistan Bakar Diri di Depan Kantor UNHCR, Depresi 5 Tahun Tinggal di Penampungan

Aksi protes imigran asal Afghanistan diwarnai bakar diri di depan kantor UNHCR di Jalan Imam Bonjol, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/11/2021) pagi.

(KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALI)
Sejumlah imigran Afghanistan masih bertahan di depan kantor UNHCR di Medan usai salah satu rekan mereka melakukan aksi bakar diri, Selasa (30/11/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Aksi protes imigran asal Afghanistan diwarnai bakar diri di depan kantor UNHCR di Jalan Imam Bonjol, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/11/2021) pagi.

Yakni Ahmad Shah (22),  melakukan aksi bakar diri di depan kantor UNHCR di Jalan Imam Bonjol, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/11/2021) pagi.

Karena aksinya, ia harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Dirga, Medan, karena mengalami luka bakar 70 persen.

Seorang sekuriti, Semiaro Waruwu mengatakan, dia berada di lokasi saat Ahmad bersama beberapa rekannya berdiri tak jauh dari pintu masuk gedung.

Baca juga: Nasib Mbah Minto di Demak, Melawan Pencuri Ikan di Kolamnya tapi Dituntut 2 Tahun Penjara

Baca juga: Ratusan Warga Merauke Meriahkan Hari Bakti PU ke-76 dengan Jalan Sehat

Saat itu dia sudah mencium bau bensin dari seseorang yang mengenakan kaus lengan panjang yang belakangan diketahui bernama Ahmad.

Semiaro dan sekuriti lainnya yang menduga bahwa akan ada yang membakar diri segera mengambil alat pemadam.

Namun, Ahmad ternyata sudah terlebih dahulu membakar diri.

"Dia bawa mancis di tangan kanan dan kirinya. Api marak, dia teriak-teriak, kami semprot pakai gas pemadam. Setelah itu kawan-kawannya yang bawa ke rumah sakit," kata Semiaro, di lokasi, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Kasus Penipuan CPNS di Madiun dengan Kerugian Capai Rp 1 Miliar, Pelaku Berhasil Diciduk

Depresi tinggal di penampungan

Zuma, rekan Ahmad sesama imigran mengatakan, Ahmad membakar diri karena mengalami depresi karena selama lima tahun berada di penampungan.

"Dia berulang kali minta sama IOM dan UNHCR tolong perhatikan, tapi sama sekali tidak didengar. Akhirnya dia tidak sabar lagi dan datang ke sini membakar diri," katanya.

Zuma menjelaskan, sebelum mendekati pintu gedung UNHCR, Ahmad sudah terlebih dahulu menyiram badannya dengan minyak dan membawa dua korek api.

"Kawan saya usahakan yang terbaik untuk tangkap dia, tapi dia enggak sukses. Pas udah dekat, api sudah naik. Apinya sudah dimatikan sama sekuriti yang bawa alat itu," ujar Zuma.

Ahmad mengalami terluka bakar di bagian wajah, tangan, dan punggung.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved