KKB Papua

Jenazah Serda Putra Rahadi Korban KKB Segera Diterbangkan ke Aceh

Proses evakuasi jenazah Serda Putra Rahadi yang gugur ditembak KKB di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, Jumat (3/12/2021) akan segera dilakukan.

Editor: Roy Ratumakin
(KOMPAS.com/DHIAS SUWANDI)
Danrem 172/PWY, Brigjen Izak Pangemanan. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Proses evakuasi jenazah Serda Putra Rahadi yang gugur ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, Papua, Jumat (3/12/2021) akan segera dilakukan.

Hal ini ditegaskan Komandan Korem 172/Praja Wira Yakthi Brigjen Izak Pangemanan.

Kata Izak, kondisi cuaca di Suru-Suru pada Jumat sore tidak memungkinkan untuk dilakukan proses evakuasi melalui jalur udara.

Baca juga: [BAGIAN PERTAMA] Kisah Para Perempuan Positif HIV di Papua, Masih Ingin Melihat Anak Beranjak Dewasa

Izak berharap cuaca bersahabat pada Sabtu (4/12/2021) sehingga memungkinkan untuk proses evakuasi.

"Kami pasti segera evakuasi," kata Izak, dikutip Tribun-Papua.com dari laman Kompas.com, Sabtu (4/11/2021).

Jenazah Serda Putra Rahadi, sambung Izak, rencananya akan dimakamkan di kampung halaman almarhum, di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

"Rencana tempat pemakaman, Dusun Sedap Malam, Desa Suka Maju, Kecamatan Semelu Timur, Provinsi Aceh," kata dia.

Selain mengevakuasi korban yang gugur, TNI juga berencana mengevakuasi Praka Suheri yang mengalami luka tembak di bagian pinggul, ke Jayapura.

Diberitakan sebelumnya, KKB kembali berulah di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, Papua, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: KKB Berulah di Distrik Suru-Suru Yahukimo pada Jumat Siang, 1 Prajurit TNI Gugur Tertembak

Akibatnya, satu personel TNI yakni Serda Putra Rahadi gugur dan Praka Suheri mengalami luka tembak.

"Satu orang gugur dan satu orang terluka. Kejadian kurang lebih terjadi pukul 13.45 WIT," ujar Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Ignatius Yogo Triyono, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat.

Situasi di Suru-Suru mulai tidak kondusif sejak KKB menyerang Koramil Persiapan Suru-Suru pada Sabtu (20/11/2021).

Kelompok Egianus Kogoya yang selama ini berada di Kabupaten Nduga, diduga telah bergabung di Suru-Suru karena kawasan tersebut merupakan wilayah perbatasan antara Yahukimo, Asmat dan Nduga. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved