Hari Noken Sedunia
Peringati Hari Noken Sedunia,Imppas Pamerkan Hasil Budaya Wilayah Papua Selatan
Peringati hari noken ke-9 tahun, Imppas memamerkan budaya wilayahnya, mulai dari makanan hingga ukiran.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dalam rangka memperingati hari Noken sedunia yang ke-9 tahun, Ikatan mahasiswa dan pemuda Papua selatan (Imppas) memamerkan budaya wilayahnya, mulai dari makanan hingga ukiran.
Wakil Ketua III Imppas yang juga sebagai Ketua panitia, Elias Ndiwaen Mahuze mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengingatkan budaya di wilayah adat Animha yakni di Papua Selatan.
Walayah Adat Animha meliputi Kabupaten Merauke, Mappi, Boven Digoel, Asmat dan Kabupaten Mimika.
Baca juga: Pemerintah Diminta Revisi Status Teroris KKB di Papua, DPR: Menambah Trauma OAP
"Tujuan pameran ini untuk mengingatkan kami pemuda dari wilayah adat Animha akan budaya kami, baik itu noken hingga budaya lainnya," kata Elias kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura,Sabtu (4/11/2021).
Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut juga dilakukan pada momen hari Noken sedunia, agar bisa selalu membekas untuk kaum pemuda dan mahasiswa khususnya dari wilayah Animha.
Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Pemprov Papua Barat Perketat Pintu Masuk
Menurut dia, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, para mahasiswa yang tergabung dalam ikatan mahasiswa dan pemuda Papua selatan itu memamerkan pernak-pernik budaya asli dari wilayah Animha.
"Dalam pameran ini kita sajikan budaya di Papua selatan, seperti Noken, makanan khas tradisional Papua selatan dari daerah Merauke yang disebut Sep, ukiran-ukiran dan patung dari Asmat, pokoknya semua chirikas budaya dari wilayah Animha,"ujarnya.
Baca juga: Cegah Covid-19, BIN Gandeng E-Sport Gelar Vaksinasi Massal Untuk Anak Muda
Lanjut dia,pameran itu terlaksana atas inisiatif para mahasiswa asal Papua selatan yang ada di kota Jayapura.
"Kegiatan pameran ini hanya kita laksanakan 1 hari ini saja, sehari Full di Asrama Merauke, Padangbulan, Abepura, Kota Jayapura,"katanya.
Tak hanya itu, menurut dia kegiatan tak hanya dilakukan di hari noken, tapi akan terus dilakukan pada setiap momen yang berkakitan dengan budaya.(*)