Breaking News:

KKB Papua

Fakta Penangkapan 2 Anggota Polri yang Menjual Amunisi ke KKB, Langsung Diterbangkan ke Jayapura

Dua oknum anggota polri ditangkap Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi bersama Polres Nabire.

Editor: Claudia Noventa
TODAY File Photo
ILUSTRASI - Dua oknum polisi anggota polri ditangkap Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi bersama Polres Nabire. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA -  Dua oknum anggota polri ditangkap Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi bersama Polres Nabire.

Diketahui, dua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang alias DPO penjual amunisi senjata api berinisial AU alias A dan DW di Kabupaten Nabire.

Keduanya ditangkap di Jalan Poros Wadio-Wanggar Kabupaten Nabire, pada Sabtu (4/12/2021), pukul 17.33 WIT.

Lebih lanjut, pada Sabtu (4/12/2021) kedua pelaku dibawa ke Jayapura, menggunakan Pesawat Wings Air.

Baca juga: Polisi Ringkus Dua Tersangka Penjual Amunisi ke KKB di Kabupaten Nabire

Baca juga: Pemerintah Diminta Revisi Status Teroris KKB di Papua, DPR: Menambah Trauma OAP

Setibanya di Kota Jayapura selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, Sabtu (4/12/2021) malam mengatakan, kedua pelaku sudah berada di Jayapura, kini mendapat perawatan medis.

"Saat ini kedua pelaku berada di RS Bhayangkara, guna perawatan medis sehingga mempermudah penyidik melakukan pemeriksaan dan Proses hukum lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Papua, Sabtu (4/12/2021).

Dia menjelaskan, kedua pelaku diringkus berdasarkan laporan Polisi nomor: LP/A/17/2021/SPKT/Polres Nabire/ tanggal 27 Oktober 2021 dan Daftar Pencarian Orang Nomor: DPO / 34/XI/RES.1.17/2021/Ditreskrimum tertanggal 30 November 2021. 

"Untuk diketahui sebelumnya pada tanggal 27 Oktober 2021, personel gabungan berhasil mengamankan 2 oknum anggota Polri yang diduga melakukan penjualan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)," ujarnya.

Baca juga: Komnas HAM Sesalkan Penyerangan Aparat Keamanan oleh KKB Papua di Yahukimo

Dikatakan, kedua tersangka diamankan di Girimulyo Kabupaten Nabire berinisial AS dan JP.

"Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui DPO atas nama AU alias A alias BM dan DW terlibat dalam kasus tersebut,"ungkapnya.

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa AU alias A alias BM berperan membeli amunisi sebanyak 80 butir dari tersangka AS dengan harga Rp 12.800.000 di Wonorejo Kabupaten Nabire pada tanggal 27 Oktober 2021.(Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara)

Berita terkait lainnya

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved