Breaking News:

KKB Papua

Polisi Ringkus Dua Tersangka Penjual Amunisi ke KKB di Kabupaten Nabire

Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui DPO atas nama AU alias A alias BM dan DW terlibat dalam kasus tersebut

ISTIMEWA
Tersangka penjualan amunisi ilegal saat Tiba di Jayapura 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi dan Polres Nabire berhasil meringkus dua daftar pencarian orang alias DPO penjual amunisi senjata api berinisial AU alias A dan DW di Kabupaten Nabire.

Jenazah Serda Putra Rahadi Korban KKB Papua Akan Dimakamkan di Aceh

Diketahui, penangkapan tersebut bertempat di Jalan Poros Wadio-Wanggar Kabupaten Nabire, Sabtu (4/12/2021) pukul 17.33 WIT.

Lebih lanjut, pada Sabtu (4/12/2021) kedua pelaku dibawa ke Jayapura, menggunakan Pesawat Wings Air.

Setibanya di Kota Jayapura selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, Sabtu (4/12/2021) malam mengatakan, kedua pelaku sudah berada di Jayapura, kini mendapat perawatan medis.

Komnas HAM Sesalkan Penyerangan Aparat Keamanan oleh KKB Papua di Yahukimo

"Saat ini kedua pelaku berada di RS Bhayangkara, guna perawatan medis sehingga mempermudah penyidik melakukan pemeriksaan dan Proses hukum lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Papua, Sabtu (4/12/2021).

Dia menjelaskan, kedua pelaku diringkus berdasarkan laporan Polisi nomor: LP/A/17/2021/SPKT/Polres Nabire/ tanggal 27 Oktober 2021 dan Daftar Pencarian Orang Nomor: DPO / 34/XI/RES.1.17/2021/Ditreskrimum tertanggal 30 November 2021. 

Baca juga: 46.967 Orang Terinfeksi HIV-AIDS di Papua, Begini Respon Gubernur Lukas

"Untuk diketahui sebelumnya pada tanggal 27 Oktober 2021, personel gabungan berhasil mengamankan 2 oknum anggota Polri yang diduga melakukan penjualan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)," ujarnya.

Dikatakan, kedua tersangka diamankan di Girimulyo Kabupaten Nabire berinisial AS dan JP.

"Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui DPO atas nama AU alias A alias BM dan DW terlibat dalam kasus tersebut,"ungkapnya.

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa AU alias A alias BM berperan membeli amunisi sebanyak 80 butir dari tersangka AS dengan harga Rp 12.800.000 di Wonorejo Kabupaten Nabire pada tanggal 27 Oktober 2021. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved