Breaking News:

Info Jayapura

Dispar Kota Jayapura Harapkan Pemilik Pondok di Pantai, Seragamkan Harga

Dispar Kota Jayapura meminta pemilik pondok ataupun gazebo dan tempat duduk di pantai, agar menyamaratakan harga tidak mematok harga di luar nalar.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
WISATA DI PAPUA - Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Mathias Benoni Mano, saat diwawancarai Tribun-Papua.com beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jayapura meminta pemilik pondok ataupun gazebo dan tempat duduk di pantai, agar menyamaratakan harga dan tidak mematok harga di luar nalar.

Baca juga: Sederet Ketegasan Gubernur Papua Lukas Enembe: Siap Perang dengan KPK dan Siap Dipecat Demokrat

Hal itu dikatakan Kepala Dispar Kota Jayapura Mathias Benoni Mano, kepada Tribun-Papua.com Jumat (10/12/2021).

"Iya sebenarnya standarnya itu sudah ada, misalnya tempat duduk yang pakai atap Rp 200.000, dan yang tidak pakai atau Rp 100.000, itu kita sudah sempat sepakati bersama," jelasnya.

Baca juga: Keputusan Politik Pribadi Jadi Alasan Usman Wanimbo Tinggalkan Partai Demokrat Papua

Dikatakan Mathias, masyarakat pemilik pondok ataupun pengelola tempat wisata, agar tidak mengambil keuntungan dari hal-hal yang tidak semestinya.

"Coba pengelola wisata, masyarakat pemilik tempat wisata, lebih memanfaatkan jasa, misalnya penyediaan cenderamata, ataupun kerajinan," tambahnya.

Ditegaskan Mathias, apabila sektor pelayanan jasa dalam pariwisata dioptimalkan oleh masyarakat, maka akan menguntungkan.

Pelempar Bom Molotov di Timika Akhirnya Diringkus, Tersangka: Saya Ditipu Cewek Lewat Michat

Dirinya mengimbau kepada masyarakat sebagai pengelola tempat wisata ataupun pemilik, tidak membuat aktivitas kenyamanan di area wisata menjadi terganggu.

"Misalnya mungkin mabuk-mabukkan, nah ini pengaruh sekali terhadap kenyamanan pengunjung, makanya kemanan itu harus dijaga," imbaunya.

Baca juga: Pergerakan KKB Mulai Terbaca, TNI-Polri Berhasil Lumpuhkan Aksinya

Selain itu, menurut Mathias, kebersihan lokasi wisata dan sikap sapta pesona harus diterapkan oleh pemilik tempat wisata.

"Mari kita jaga kebersihan, jangan buang sampah dan terapkan sapta pesona, senyum, sapa, dan tanya, ini bentuk-bentuk keramahan kita sebagai tuan rumah," paparnya.

Terakhir, menyongsong momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), Mathias kembali mengimbau kepada semua wisatawan, agar dapat berkunjung ke destinasi wisata, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved