Breaking News:

Natal & Tahun Baru

Kendalikan Laju Inflasi Jelang Nataru, Pemprov Papua Bersama BI Gelar Pangan Murah

Dalam mengendalikan laju inflasi menjelang Nataru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua bersama Bank Indonesia (BI), menggelar operasi pangan murah

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
EKONOMI - Suasana interaksi penjual dan pembeli di gelar pangan murah, yang diadakan Pemerintah Provinsi Papua bersama Bank Indonesia (BI) Papua, di Taman Imbi Kota Jayapura, Jumat (10/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dalam mengendalikan laju inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua bersama Bank Indonesia (BI), menggelar operasi pangan murah.

Pantauan Tribun-Papua.com Jumat (10/12/2021), operasi pangan murah tersebut dilaksanakan di pelataran Taman Imbi Kota Jayapura.

Adapun barang yang dijual, bervariasi mulai dari bahan kebutuhan pokok, ikan segar, telur, hingga makanan ringan.

Baca juga: Jadwal Lengkap Pekan ke-17 Liga 1 2021: Persipura Vs PSIS, Persebaya Vs Bali United

Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua Naek Tagor Sinaga mengatakan operasi pangan murah tersebut, merupakan suatu bentuk sinergitas bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua.

"Kemudian, ini seiring PPKM mulai mereda, merupakan program yang selama ini kita terapkan untuk menstabilkan harga, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan,"kata Naek kepada Tribun-Papua.com di Jayapura,Jumat (10/12/2021).

Baca juga: Pemuda Tuna Wicara Ditemukan Tewas di Kamarnya, Diduga Dirampok lalu Dibunuh

Naek mengatakan, seperti yang diketahui bersama, jelang hari-hari besar, permintaan barang biasanya meningkat dan harga barang akan naik.

"Tentu dengan adanya operasi pangan murah ini, memberikan kesempatan kepada masyarakat, yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru, untuk bisa mendapatkan harga yang relatif lebih murah,"ujarnya.

Naek berharap, pegelaran pangan murah tersebut, dapat dilakukan dan berjalan, serta dilaksanakan oleh berbagai pihak.

Baca juga: Viral Video Korban Erupsi Semeru Menangis Rumahnya Dijarah, Ternak hingga Kulkas Hilang

"Ini juga kesempatan bagi TPID, agar bagaimana pergerakan harga di pasar menjadi lebih terpantau,"ujar Naek.

Ditanya soal, operasi pangan murah yang digelar hanya sehari, Naek menjelaskan itu dikarenakan, pihaknya masih memantau animo masyarakat.

"Tentunya ini akan ditindaklanjuti, dalam kegiatan dan gelaran operasi lainnya, sementara kami masih melihat tingkat partisipasi masyarakat,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved