Hari Antikorupsi

Pedemo Hari Antikorupsi Pingsan Diduga Ditendang Petugas, Polisi: Kami Tak Tahu, Mungkin Belum Makan

Seorang peserta demo pingsan diduga ditendang dan dipukul aparat di Kabupaten Aceh Barat, Kamis (9/12/2021). 

Editor: Claudia Noventa
Kompas.com
ILUSTRASI 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang peserta demo pingsan diduga ditendang dan dipukul aparat di Kabupaten Aceh Barat, Kamis (9/12/2021). 

Diketahui, peserta tersebut sedang demo untuk memperingatan Hari Antikorupsi Dunia.

Peserta kemudian terlihat adu mulut dan saling dorong dengan petugas pengamanan dari Polres Aceh Barat. 

Baca juga: Sederet Ketegasan Gubernur Papua Lukas Enembe: Siap Perang dengan KPK dan Siap Dipecat Demokrat

Akibatnya, peserta yang pingsan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Cut Nyakdhien Meulaboh untuk mendapatkan pertolongan medis.

Hal itu dipaparkan Ona, peserta aksi dari aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (Geram), kepada wartawan, Kamis (9/12/2021). Sedangkan peserta demo yang pingsan tersebut bernama Deni (30). 

Baca juga: Fakta Terungkapnya Kasus 12 Santriwati Dirudapaksa Guru, Ada Korban yang Pulang Kampung saat Hamil

Baca juga: Ikan Mas Ukuran Besar Ditemukan Selamat dalam Bencana Erupsi Gunung Semeru, Khofifah: Saya di Situ

Diduga Ditendang hingga Pingsan saat Aksi Saling Dorong dengan Polisi

"Deni  diduga ditendang di bagian perut dan dihantam di kepala, sehingga ia seketika terjatuh dan pingsan. Sedangkan beberapa peserta aksi lain juga terjatuh didorong, ada yang mengalami luka memar di bagian tangan karena ditarik polisi," kata Ona.

Ona menceritakan, sebelumnya puluhan aktivis di Aceh Barat yang tergabung dalam aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) melakukan aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi dan HAM Sedunia yang berlangsung di depan Kantor DPRK setempat pada Kamis (9/12/2021) malam. 

"Tuntutannya menolak revisi UU PelemahanKPK, dan usut kasus korupsi di Aceh, tapi malah terjadi lagi pelanggaran HAM yang dilakukan aparat. Ke mana kami harus mengadu karena pelakunya itu aparat penegak hukum?" kata Ona.

Baca juga: Polisi Tangkap Pembobol ATM Bermodus Bongkar Mesin Pakai Las, Total Hasil Curian Rp 1,8 Miliar

Polisi: Kami Tidak Mukul, Dia Pingsan Kami Tidak Tahu

Dihubungi secara terpisah, Wakil Kepala Polres Aceh Barat Kompol Adi Sofyan membantah jajarannya melakukan kekerasan ke peserta demo. 

Dia menegaskan, tidak ada anggota polisi yang memukul mahasiswa yang melakukan demo di depan Kantor DPRK setempat.

Menurut dia, sebelumnya pihak kepolisian melarang mahasiswa agar tidak melakukan demo di malam hari. 

"Anggota kita melarang jangan demo malam hari, mereka memaksa sehingga terjadi dorong-dorongan. Tidak ada anggota yang mukul, kenapa tiba-tiba pingsan kami tidak tahu, mungkin belum makan dia, kami tidak mukul," jawab Adi.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Polisi Diduga Tendang Pedemo Hari Antikorupsi di Aceh hingga Pingsan, Ini Penjelasan Wakapolres

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved