Perayaan Natal di Perbatasan RI PNG

Komjen Pol Drs Paulus Waterpauw Gelar Ibadah Natal bersama Ikal Jatim Papua di Tapal Batas RI-PNG

Memberikan tali asih atau bingkisan Natal kepada warga yang kesehariannya, masih menggunakan bahasa PNG, Inggris Fiji

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
PAPUA TERKINI - Suasana Ibadah Natal bersama BNPP dan Ikal Jatim Papua, di wilayah perbatasan negara, yakni Pasar Skouw Jayapura Papua, beberapa waktu lalu.  

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Keberagaman dari tapal batas RI-PNG, terlihat ketika perayaan Ibadah Natal 2021 yang digelar oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kemendagri.

Perayaan ibadah tersebut, berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Jawa Timur (IKAL Jatim) Tanah Papua dan dihadiri oleh tokoh muslim Papua, Thaha Al Hamid dan tamu undangan, selain umat Nasrani.

BREAKING NEWS: Dua Bulan, Ruko Rizky di Abepura Dua Kali Terbakar

Kehadiran sang tokoh yang terkenal vokal dan kritis ini, menunjukkan bahwa rasa persaudaraan yang sangat kental dalam memupuk rasa cinta kasih dalam perbedaan, menepis perpecahan diantara umat dan warga. 

Dengan memakai peci hitam, kemeja batik berlatar coklat dengan motif tifa dan burung cendrawasih dipadukan dengan celana panjang kain berwarna gelap, Thaha Al Hamid hadir dan mengikuti perayaan ibadah Natal dengan khusyuk hingga usai.

Ibadah Natal ini, saya kira ini pengalaman pertama, kami bisa Natal di garis batas di ujung paling timur Republik Indonesia," kata Thaha, Minggu (12/12/2021). 

ACT Jayapura Papua Galang Donasi Peduli Semeru di Jalanan Kota Jayapura 

Ia menilai bahwa pelaksanaan perayaan ibadah Natal di serambi terdepan Indonesia timur itu, merupakan ide kreatif dan gebrakan yang sangat baik, yang patut dicontoh oleh lembaga ataupun instansi teknis lainnya.

"Dan kita berharap ini bisa terus berlanjut, artinya Natal jangan lagi dibuat di tempat yang mewah atau hotel, tapi datang bersama dengan rakyat seperti gebrakan yang dibuat oleh Deputi II BNPP Paulus Waterpauw yang sangat bagus sekali," ujarnya.

Tokoh pluralisme asal Papua ini menyarankan, agar pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Papua, bisa meniru hal ini. 

Baca juga: Brigjen TNI YAK, Jenderal Korupsi Ratusan Miliar Dipakai untuk Kepentingan Pribadi

Sehingga masyarakat bisa merasakan makna Natal bersama pemimpin daerah, sebagaimana ditunjukkan oleh mantan Kapolda Papua dua kali, Paulus Waterpauw.

"Ke depan pemda kota dan kabupaten hingga provinsi bisa ambil inisiatif, belajar dari pengalaman ini merayakan hari-hari besar seperti Natal ini, bersama rakyat bisa lebih cepat mengetahui apa sebenarnya yang tersimpan di dalam pikiran dan pandangan rakyat," saran Thaha.

Sekadar diketahui, Ibadah Natal yang digelar di Pasar Skouw tak jauh dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) ini mengusung tema "Cinta Kasih Kristus yang menggerakkan persaudaraan". 

Baca juga: Kisah Dokter Cantik Mengabdi di Pedalaman Papua, Susur Pantai 12 jam Layani Warga

Kemduian, mengambil sub tema "Dengan Natal keluarga besar BNPP dan Ikal Jatim bersama masyarakat perbatasan Skouw Kota Jayapura mewujudkan tali persaudaraan bersama". 

Dalam kesempatan itu, ibadah dihadiri oleh kurang lebih 400 tamu undangan dan warga sekitar tapal batas, di antaranya warga dan anak-anak, serta pemuda dari Kampung Mosso.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved