PON XX Papua

Pemprov Papua Habiskan Rp 726 Juta Untuk 'Bangun' Warung Soto Lamongan?

Pemerintah Provinsi Papua dinilai lalai dalam menjaga berbagai venue bekas Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

Penulis: Stella Lauw | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Venue selam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang terletak di Jalan Soa Siu depan Kantor Gubernur Papua, Dok II, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, kini berubah menjadi warung soto ayam. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua dinilai lalai dalam menjaga berbagai venue bekas Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

Kini sebuah Warung Soto Lamongan telah berdiri cantik di sebuah bangunan bekas venue selam dan perairan terbuka.

Lebih mirisnya lagi, lokasinya tepat berada di depan Kantor Gubernur Papua.

Baca juga: Miris, Venue Selam PON XX Papua Kini Berubah Jadi Warung Makan

Tepatnya di Jalan Soa Siu, Dok II, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.

Pantauan Tribun-Papua.com, Senin (13/12/2021) pagi, spanduk berukuran cukup besar itu telah terpasang rapi pada dinding bangunan venue.

"Soto Ayam Lamongan Mas Okhi. Legends," tulisan tertera di spaduk itu.

Tidak hanya itu, dalam veneu selam ini juga terlihat jejeran kursi dan bangku diatur rapi dengan nuansa warung makan.

Sangat sedih untuk dilihat, padahal lokasi itu merupakan tempat bersejarah bagi masrayakat Papua dan Indonesia umumnya.

Pada lokasi tersebut telah terlahir jawara-jawara baru olahraga perairan di Bumi Pertiwi.

Dimana merekalah harapan besar bangsa meraih prestasi diajang Internasional mendatang.

Perlu diketahui, venue dari dua cabang olahraga bergengsi itu dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Papua.

Baca juga: Tahanan Tewas di Sel, Kapolda NTT Copot 4 Anggotanya

Menurut papan informasi pembangunan yang dipasang pada sekitar venue tersebut.

Nilai kontrak pembangunan lokasi tersebut adalah Rp 726.992.000 kepada kontraktor CV WA BERKAT.

Pembangunan yang dilakukan sejak tanggal 4 Juni 2021 itu sejatihnya banyak menuai kontroversi sejak awal didirikan.

Yakni dengan kasus pemalangan hingga molornya kesiapan venue melebihi waktu pengerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, Tribun-Papua.com masih menunggu konfirmasi dari pengelola warung dan juga pihak Pemerintah atas alasan pembuatan warung makan di bangunan veneu selam PON XX Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved