Sabtu, 11 April 2026

Webinar UNICEF

PIJAR Sasar Pendidikan, Kesehatan, Perlindungan Anak dan Sanitasi di Papua

Untuk bidang pendidikan dilakukan melalui penguatan literasi, dan penanganan anak tidak sekolah.

Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Istimewa
Program PIJAR: UNICEF dan Noken Papua Bangun Sinergitas Dukung Pemkab Nabire Menuju Kabupaten Layak Anak (KLA). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Program siaP KembalI BelaJAR  dengan Aman (PIJAR) merupakan program lintas sektor yang menyasar tiga aspek utama, yakni Pendidikan, Kesehatan, Perlindungan Anak, serta Air Bersih dan Sanitasi.

Untuk bidang pendidikan dilakukan melalui penguatan literasi, dan penanganan anak tidak sekolah.

Sedangkan sektor perlindungan anak akan melalui peningkatan kesadaran dan kapasitas dalam memberikan dukungan kesehatan mental, disertai psikososial bagi siswa serta penguatan rujukan dan layanan perlindungan anak terintegrasi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Selebgram Laura Anna Meninggal Dunia

Selanjutnya pemberiaan Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta penyediaan sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di sekolah menjadi fokus intervensi sektor Air Bersih dan Sanitasi.

Sementara itu, berdasarkan siaran pers yang dibagikan kepada Tribun-Papua.com, Rabu (15/12/2021), menjelaskan tujuan dari pelaksanaan program ini yakni mendukung terlaksananya proses pembelajaran tatap muka yang aman dengan menerapkan pola kebiasaan baru.

Dengan mendorong terpenuhinya hak-hak anak atas pembelajaran bermutu, serta pemberian dukungan kesehatan dan psikososial.

Satu di antara risiko perlindungan anak yang mungkin terjadi akibat COVID-19 adalah menimbulkan dampak siginifikan terhadap kondisi mental dan psikososial anak, yang dapat meningkatkan kekerasan dalam rumah tangga, perlakuan salah, dan eksploitasi, khususnya terhadap anak perempuan.

Baca juga: Save Elkan Baggot, Netizen Indonesia Serang Akun Instagram Piala AFF 2020

Untuk itu pentingnya layanan dukungan Kesehatan mental dan psikososial yang didukung oleh rujukan layanan terhadap layanan dasar lainnya dan layanan perlindungan anak integratif.

Adapun fokus utama program ini dimulai dari 10 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Asmat, 40 SD di Kabupaten Nabire dan 70 SD/MI di Kota Makassar serta Kabupaten Bone.

Selain itu, nyatanya kegiatan ini melibatkan empat mitra pelaksana di Provinsi Sulawesi Selatan, satu mitra di Kabupaten Asmat dan satu mitra di Kabupaten Nabire.

Turut hadir dalam acara PIJAR di Kabupaten Nabire dari unsur forkopimda Kabupaten OPD terkait yakni Bappeda  Kabupaten, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.

Ada juga Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Kampung, BP4D, serta  Pokja AMPL (Air Minum dan Penyehatan Lingkungan),  Direktur RSUD Nabire serta perwakilan Mitra lain seperti, Kompak landasan. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved