Minggu, 12 April 2026

Papua Terkini

Sebanyak 111 Peserta Ikuti Tes Terakhir Pegawai Kemenkum HAM Papua

Pelaksanaan Tes Calon Pegawai Negeri Sipil Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Papua, telah memasuki tahapan terakhir

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Maickel Karundeng
Tribun-Papua.com/Hendrik R Rewapatara
Suasana peserta ikuti tes terakhir pegawai Kemenkum HAM Papua 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pelaksanaan Tes Calon Pegawai Negeri Sipil Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Papua, telah memasuki tahapan terakhir.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham Provinsi Papua, Anthonius M Ayorbaba mengatakan pelaksanaan tes CPNS tahun 2021 telah memasuki hari ketiga.

Baca juga: Tanpa Elkan Baggot, Skema 3 Bek Tengah Indonesia Tahan 21 Tembakan Vietnam

"Memasuki hari ketiga untuk Pelaksanaan tes wawancara, dan ini merupakan tes terakhir,"kata Anthonius kepada awak media, Rabu (15/12/2021).

Dia menyebutkan, dari total keseluruhan yang lulus Computer Asesment Test (CAT), sebanyak 3.700 orang.

"Dari 3.700 orang tersebut, yang mengikuti tes kesamaptaan itu sekitar 1.200 orang," ujarnya.

Menurut dia, masing-masing tahapan yang dilewati langsung diumumkan, setelah kesamaptaan ada sekitar beberapa yang tidak lulus karena faktor tinggi badan.

Baca juga: Enggan Bahas Taktik Bertahan Timnas Indonesia, Park Hang-seo Sesalkan Hal Ini

"Karena dalam kesampatan itu, dicek kembali tinggi badan, fullup, Shitup, lari, sehingga yang tersisa untuk melaksanakan tes wawancara, untuk hari pertama 111 orang, hari kedua juga 111 orang dan hari terakhir masih sama 111 orang,"katanya.

Ia menyebutkan, formasi yang nantinya akan diterima untuk penjaga tahanan Khusus Orang Asli Papua (OAP) sebanyak 79 orang.

Baca juga: Pembangunan Musala BTN Doyo Lama Distrik Waibu Perlu Bantuan Dermawan

"79 orang tersebut terdiri dari 9 perempuan dan 70 Laki-laki," ujarnya.

Kemudian, lanjut dia, untuk formasi umum terdiri dari 50 orang, yakni 5 wanita dan 45 pria. Tidak hanya itu, ada juga formasi Sarjana (S1) dan Diploma tiga (D3).

"Untuk sarjana dan D3, ini semua menjadi keputusan di pusat. Jadi kita hanya menyelengarakan tapi sistem penilaian mereka itu dicek sesuai dengan data keseluruhan yang ada di Pusat,"katanya.

Baca juga: Zah Rahan Akhirnya Pulang Ke Persipura Susul Victor Igbonefo?

Dia mengatakan, sebanyak 22 orang yang lulus untuk mengikuti proses ujian di Papua, akan bertarung lagi dengan farmasi sarjana yang diikuti oleh Provinsi lain.

"Ini menjadi tantangan yang tidak mudah, namun formasi Papua ada diberikan, nanti dari sisi nilai mereka yang nantinya akan dilihat," tambah dia.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved