Breaking News:

Papua Barat Terkini

WASPADA Kota Sorong Bakal Banjir Rob

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan akan terjadi banjir rob pada 19 provinsi, termasuk Kota Sorong di Papua Barat.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Ilustrasi: Kondisi salah satu pondok wisata di Pantai Hamadi, Kota Jayapura, Papua, yang diterjang banjir rob sejak 7 Desember 2021. 

TRIBUN-PAPUA.COM, SORONG - Warga Kota Sorong diminta siaga menyusul adanya potensi banjir rob di wilayah itu.

Kepala BPBD Kota Sorong Herlin Sasabone mengatakan, banjir rob diprediksi mulai 18 hingga 22 Desember besok.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan akan terjadi banjir rob pada 19 provinsi, termasuk Kota Sorong di Papua Barat.

"Banjir rob di beberapa daerah termasuk kita pun Kota Sorong, pun punya potensi terkena bencana tersebut," kata Herlin Sasabone, kepada TribunPapuaBarat.com pada Jumat (17/12/2021).

Baca juga: Niatnya Bikin Timnas Indonesia Panik, Taktik Malaysia Malah Diungkap Pemainnya

Apalagi, sejumlah warga Kota Sorong, tinggal di pesisir pantai yang berpotensi terkena banjir rob.

Ia berharap, lewat peringatan dini dari pusat, bisa segera ditindaklanjuti dengan terus melaporkan potensi angin serta iklim di Kota Sorong.

"Kami juga minta agar masyarakat Kota Sorong, mulai harus lebih waspada, sebab beberapa hari terakhir kecepatan angin pun cukup kencang," ujarnya.

"Kita harap masyarakat di pesisir pantai sudah harus lebih waspada, karena ancaman bencana kapan saja bisa datang,"katanya.

Herlin mengatakan, sejak Desember akan banyak sekali potensi banjir rob dan cuaca ekstrem.

Baca juga: Sejarah 18 Desember 1878: Diktator Uni Soviet Joseph Stalin Lahir

Kota Sorong Siaga

Tak hanya itu, pihaknya mengaku saat ini sedang dalam siaga bencana.

"Kita sedang berkoordinasi dengan BMKG dan Basarnas, saat ini Kota Sorong pun masih siaga," ujarnya.

Dia mengatakan, untuk sementara pihaknya sedang melakukan koordinasi intensif dengan BMKG terkait update cuaca.

Baca juga: Konflik Sering Terjadi, Pemerintah Cari Solusi Penataan Tanah Ulayat di Papua

"Yang kita lakukan saat ini adalah mengajak masyarakat di pesisir pantai agar mulai hati-hati dalam melaksanakan aktivitas," tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved