Napi di Gowa Tewas saat Ditangkap Polisi, Keluarga Minta Pertanggungjawaban: Ada Luka Lebam

Seorang narapidana kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bollangi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tewas.

TRIBUN-TIMUR.COM/NINING
Jenazah Warga Binaan Lapas Kelas II A Bollangi Kabupaten Gowa, Andi Lolo, meninggal dunia dalam pengawasan aparat Polda Sulsel dimakamkan di TPU Leppangang, Kabupaten Pinrang, Jumat, (17/12/2021). Istri Andi menemukan jasad sang suami penuh luka lebam hingga suntikan. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang narapidana kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bollangi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tewas.

Pengacara narapidana tersebut, mengungkap adanya hal yang janggal dari kematian kliennya, Andi Lolo pada Rabu (15/12/2021).

Melalui kuasa hukumnya, Muhammad Abduh, pihak keluarga menganggap ada kejanggalan dalam kematian Andi Lolo.

Baca juga: Acara Pernikahan Diwarnai Cekcok, 1 Orang Tewas dan 4 Terduga Pelaku Ditangkap Polisi

Baca juga: Viral Hadiah Juara 3 Panjat Tebing Bupati Cup Rp 95 Ribu, Padahal Anggaran Rp 150 Juta

"Klien kami sangat sayangkan di sini, sejauh mana bentuk tanggungjawab hukum oleh pihak Lapas ini," kata Muhammad Abduh saat ditemui di Jalan Boulevard, Makassar, Jumat (17/12/2021) sore, dikutip dari Tribun Makassar.

Menurut dia, setelah diserahkan kepada kepolisian, seharusnya itu menjadi tanggung jawab pihak polisi.

"Utamanya terhadap warga binaannya ketika dijemput atau diserahterimakan seperti itu," sambungnya.

Terlebih, ditemukan adanya bekas luka lebam di beberapa bagian tubuh almarhum.

Dirinya mengungkap, bahwa jenazah korban terlihat mengalami luka-luka yang diduga merupakan tindak penganiayaan.

Baca juga: Makam Sejoli Korban Kecelakaan yang Sempat Hilang 3 Hari Dibongkar Keluarga, Begini Alasannya

"Kondisi mayat mengalami luka lebam. Sehingga pihak keluarga menduga terjadi kekerasan," ungkap Muhammad Abduh.

Abduh juga sempat memperlihatkan foto jasad korban dan menunjukkan bahwa luka-luka tak hanya terjadi dalam satu titik tubuh. 

Pihaknya menyebut, keluarga menginginkan adanya pertanggungjawaban dari meninggalnya terpidana narkoba ini. 

"Jika memang terjadi kekerasan terhadap korban, maka kami meminta sejauh mana pertangungjawaban pelaku," ucapnya.

Sementara itu, pihak Lapas Bollangi membenarkan kematian Andi Lolo.

Namun, pihaknya tidak berkata banyak terkait hal tersebut.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved