Breaking News:

Natal dan Tahun Baru

Dokter Reisa Minta Pekerja Jadwal Ulang Mudik saat Risiko Penularan Rendah  

Ini untuk memastikan sirkulasi virus tidak berpindah dari kota ke pedesaan, karena potensi kerumunan di berbagai moda transportasi

Editor: M Choiruman
Tribunnews.com
Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro  

TRIBUN-PAPUA.COM, JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro meminta pekerja menjadwal ulang mudik libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Hal ini untuk mencegah perpindahan atau sirkulasi virus dari kota ke pedesaan karena potensi kerumunan di berbagai moda transportasi.

Yermianus Tabuni: Jemaat GKII Pos Penginjilan Sinai Timeri Tak Harus Ibadah Jauh

“Ini untuk memastikan sirkulasi virus tidak berpindah dari kota ke pedesaan, karena potensi kerumunan di berbagai moda transportasi akan berpotensi menyebabkan kluster baru di kampung halaman,” kata Reisa di konferensi pers jelang penerapan PPKM 26 November, Senin (20/12/2021).

Ia meminta pekerja menjadwal ulang kepulangan di waktu yang resiko kerumunan dan penularannya rendah, bahkan tidak ada.

Sidak Jelang Nataru, Disnak-Keswan Temukan Daging Tidak Layak Konsumsi

Karena berdasarkan bukti dari siklus penularan pada libur Nataru tahun 2020 dan pada libur Idulfitri 2021 yang lalu, terjadi peningkatan kasus yang signifikan akibat banyak masyarakat yang abai tentang aturan larangan mudik dan protokol kesehatan (prokes).

“Pada Idulfitri 2021, mencatatkan penambahan kasus harian bahkan sampai kisaran 50 ribu lebih dari 1.000 persen naiknya, dari periode sebelumnya. Pada libur Maulid dan Nataru tahun 2020 terjadi kenaikan hingga 100 persen,” kata Reisa.

Baca juga: 200 Anggota Polisi Dikerahkan dalam Pengamanan Nataru di Kota Jayapura 

Reisa berujar, Inmendagri melakukan larangan cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan karyawan swasta selama periode libur Nataru.

Inmendagri juga meminta Pemda meniadakan kegiatan seni budaya dan olahraga pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

Satpol PP Merauke Usul Pengadaan Kendaraan Dinas Patroli dan Damkar

Inmendagri juga mengatur penutupan semua alun-alun pada 31 Desember 2021 sampai dengan 1 Januari 2022, dan mengatur aktivitas pedagang kaki lima di pusat keramaian agar tetap dapat menjaga jarak.

Kemudian Satpol PP, Satlinmas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pemadam kebakaran diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Pendeta Reinhard Berhitu Resmikan Gereja Pos Penginjilan Sinai Timeri

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved