ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Ratusan Warga di Jatim Desak Kadesnya Mundur: 2 Kali Berselingkuh dan Ini Membuat Warga Malu

Ratusan warga Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mendesak kepala desa mereka yang diduga berselingkuh.

(SLAMET WIDODO)
Ratusan warga desa Aryojeding kecamatan Rejotangan Tulungagung, melakukan aksi di kantor desa mendesak kepala desa mundur, Senin (20/12/2021) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Ratusan warga Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mendesak kepala desa mereka yang diduga berselingkuh.

Saat berunjuk rasa di depan kantor desa setempat, warga mengaku malu dengan perilaku kadesnya.

“Kami malu dengan perilaku kepala desa. Setiap kami keluar desa selalu ditanya oleh orang lain terkait perilaku kepala desa,” kata warga desa setempat, Solikin saat melakukan aksi unjuk rasa mendesak kepala desa mundur, Senin (20/12/2021).

Baca juga: Viral Video Gubernur Sulut Marahi Warga yang Tutup Akses Jalan: Tidak seperti Ini Caranya

Baca juga: Polresta Jayapura Kota Berikan 258 Kado Natal Kepada Anak-Anak di Jayapura

Diduga 2 Kali Berselingkuh

Massa aksi mengaku malu karena kepala desa mereka diduga berselingkuh.

“Sepengetahuan kami sudah dua kali berselingkuh dan ini membuat warga malu. Sebelumnya kami diam saja,” imbuhnya.

Sebelumnya, perselingkuhan itu diketahui pada 16 Desember di sebuah hotel di Blitar.

“Terakhir beberapa hari lalu digerebek istri sahnya,” katanya.

Baca juga: Pesawat Rute Jakarta-Blora Batal Terbang, Gara-gara Ada Penumpang Iseng Buka Pintu Darurat

Didesak Mundur

Dalam aksi unjuk rasa itu, warga meminta kepala desa berinisial AA itu untuk segera mundur dari jabatannya.

“Kami minta secepatnya mundur, kalau tidak kami akan melakukan aksi lebih besar. Warga sudah hilang kesabaran," tutur Solikin.

Ratusan warga Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan juga memasang spanduk di pagar kantor balai desa bertuliskan desakan kepada kades untuk mundur.

Tak hanya itu, warga mencorat-coret aspal jalan depan kantor balai desa sebagai pemberitahuan bahwa kantor desa disegel.

“Sebelumnya warga Desa Aryojeding adem ayem tentram, tidak pernah terjadi reaksi apa-apa, kini masyarakat bergerak bersatu menuntut agar kepala desa mundur,” ujar Solikin.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved