Nasional

Jenderal Dudung Diangkat Jadi Komisaris Utama di BUMN

Erick Thohir menunjuk Jenderal TNI Dudung Abdurachman untuk mengisi jabatan Komisaris Utama PT Pindad.

Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Chantiasa saat memberikan keterangan pers di Manokwari, Kamis (25/11/2021). Dudung berjanji akan menumpas paham terorisme dan radikalisme di Tanah Air. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah melakukan perubahan formasi jajaran Komisaris, khususnya jabatan kursi Komisaris Utama di PT Pindad (Persero).

Dalam hal ini Menteri Erick Thohir, memberhentikan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Komisaris Utama di PT Pindad (Persero).

Sebagai gantinya, Erick menunjuk Jenderal TNI Dudung Abdurachman untuk mengisi jabatan tersebut.

Kepastian ini terjadi setelah Kementerian BUMN dan Perseroan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara daring pada Kamis, (23/12/2021).

Baca juga: Mama Adonia Menangis Haru Peluk Sang Anak Jadi Polisi Tiba di Bandara Sentani: Kado Natal dari Tuhan

Keputusan terkait pergantian jabatan di Pindad ini merujuk pada Surat Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pindad nomor: SK-411/MBU/12/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Komisaris Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pindad.

Jenderal Dudung mengatakan, dalam mengemban jabatan Komisaris Utama ini, dirinya mengungkapkan perlu adanya dukungan, kerjasama, hingga koordinasi dengan jajaran komisaris serta direksi Pindad.

Dirinya juga mengungkapkan, jabatan baru ini juga dijadikannya sebagai wawasan ilmu terkait dunia korporasi.

Baca juga: Jendral Andika Perkasa: Tidak Ada Penarikan Pasukan di Papua 

“Tugas ini merupakan hal baru yang memberikan wawasan dan ilmu mengenai dunia korporasi,” jelas Jenderal Dudung dalam keterangannya, Jumat (24/12/2021).

Sebagai informasi, Pindad merupakan perusahaan pelat merah yang dibentuk pada tahun 1983.

Pindad bergerak pada industri yang memproduksi berbagai alutsista untuk kebutuhan TNI, Polri dan juga telah mengekspor sejumlah produk unggulannya. Seperti amunisi, senjata dan kendaraan tempur ke pasar global.

Pindad selain menghasilkan alutsista juga memiliki Direktorat Industrial yang menghasilkan alat berat seperti ekskavator, traktor, crane kapal laut serta pengait rel kereta api, motor traksi hingga generator.

Jenderal Dudung mengatakan, setelah masuknya dirinya ke dalam formasi jajaran Dewan Komisaris, diharapkan dapat berkontribusi baik dan mengangkat kinerja Perseroan.

“Saya berharap PT Pindad kedepan dapat menjadi perusahaan besar dengan produk unggulan dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga kedaulatan bangsa,” ucap Jenderal Dudung.

Baca juga: Panglima TNI: Penanganan Konflik Papua Harus Humanis Melalui Pembinaan dan Pendekatan Sosial

“Semoga kehadiran saya menjadi manfaat serta dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved