Senin, 20 April 2026

Liga 2

Sanksi Berat Menghantui Mantan Pemain Persipura Patrick Wanggai

Komite Disiplin PSSI telah mengumumkan hasil sidang pada Kamis, 23 Desember 2021.

Editor: Roy Ratumakin
Dok Media Officer Sulut United FC
Selebrasi Patrich Wanggai Usai Cetak Gol Sulut United FC. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Komite Disiplin PSSI telah mengumumkan hasil sidang pada Kamis, 23 Desember 2021.

Dalam keterangan yang dikutip dari laman Kompas.com, setidaknya ada lima poin pelanggaran yang dibuat klub maupun panitia pelaksana Liga 2 atau kasta kedua Liga Indonesia 2021-2022.

Salah satu yang cukup menyita perhatian adalah pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Sulut United, Patrich Wanggai.

Patrich Wanggai diketahui melakukan pelanggaran disiplin seusai memamerkan alat kelaminnya di laga Sulut United vs Dewa United.

Baca juga: Tindakan Tak Terpuji Dilakukan Patrick Wanggai, Pamerkan Alat Kelamin

Kejadian itu bermula ketika Dewa United mendapatkan hadiah penalti seusai Rangga Muslim dijatuhkan di kotak terlarang oleh Yudi Khoerudin.

Sempat ada protes yang dilakukan para pemain Sulut United atas insiden yang menimpa Rangga Muslim.

Meski begitu, Dewa United tetap diberikan penalti oleh wasit dan Herman Dzumafo yang maju sebagai eksekutor sukses menunaikan tugasnya dengan baik.

Tak berselang lama, pelatih Sulut United, Ricky Nelson, mendapatkan kartu merah seusai melancarkan protes berlebihan kepada wasit.

Tidak hanya itu, Patrich Wanggai pun melakukan pelanggaran kepada salah satu pemain Dewa United yang berujung kartu kuning.

Penyerang Sulut United itu tampak tidak terima dengan keputusan wasit dan terlihat mengumpat ke arah bangku cadangan lawan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca:  3 Kabupaten di Papua Akan Diguyur Hujan dan Terjadi Gelombang Tinggi

emain berusia 33 tahun itu akhirnya ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh Dilivio Rychard. Barulah pada momen ini Patrich Wanggai terlihat memamerkan alat vital dari balik celananya.

Tindakan yang dilakukan oleh Patrich Wanggai tersebut pun membuatnya harus terkena sanksi larangan bermain sebanyak dua pertandingan.

Selain itu, Patrich Wanggai juga harus membayar uang sebesar Rp 50 juta atas sikap tidak terpujinya di laga tersebut.

Baca juga: Tahun 2021, 133 Warga Papua Meninggal di Jalan Raya

Anggota tim Sulut United menjadi klub yang paling banyak melanggar aturan jika menilik keputusan Komisi Disiplin PSSI.

Sebab, Ricky Nelson juga mendapatkan hukuman dengan jenis pelanggaran tingkah laku buruk terhadap pemain lawan selain kepada perangkat pertandingan.

Hal ini membuat Ricky Nelson harus dikenakan hukuman larangan mendampingi tim selama dua pertandingan dan denda sebanyak Rp 10 juta.

Berikut hasil sidang Komite Disiplin PSSI, tanggal 23 Desember 2021:

1. Tim PSMS Medan

Nama kompetisi: Liga 2

Pertandingan: PSMS Medan vs Sulut United

Tanggal kejadian: 16 Desember 2021

Jenis pelanggaran: Melanggar aturan dengan masuknya tamu VIP ke ruang ganti tim PSMS Medan di mana tamu tersebut tidak terdaftar dalam daftar ofisial yang disahkan serta tidak ada di daftar susunan pemain (DSP) sebagai ofisial tim

Hukuman: Denda Rp. 50.000.000

2. Tim Sriwijaya FC

Nama kompetisi: Liga 2 Pertandingan: Persis Solo vs Sriwijaya FC

Tanggal kejadian: 19 Desember 2021

Jenis pelanggaran: Tanggung jawab terhadap tingkah laku buruk penonton. Setelah selesai pertandingan ada lebih dari 1 orang suporter tim Sriwijaya FC turun dari tribun masuk ke dalam lapangan

Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

3. Panitia pelaksana, PT. Liga Indonesia Baru

Nama kompetisi: Liga 2 Pertandingan: Persis Solo vs Sriwijaya FC

Tanggal kejadian: 19 Desember 2021

Jenis pelanggaran: Kegagalan menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan. Setelah selesai pertandingan ada lebih dari 1 orang suporter tim Sriwijaya FC turun dari tribun masuk ke dalam lapangan

Hukuman: Denda Rp. 20.000.000

4. Pelatih kepala tim Sulut United, Sdr. Ricky Nelson Gideon Ndun

Nama kompetisi: Liga 2 Pertandingan: Sulut United vs Martapura Dewa United

Tanggal kejadian: 20 Desember 2021

Jenis pelanggaran: Tingkah laku buruk terhadap pemain lawan atau orang-orang selain dari perangkat pertandingan.

Melanggar fairplay dengan cara melakukan penyerangan mendorong pemain lawan dan mendapatkan kartu merah langsung

Hukuman: Larangan mendampingi tim 2 pertandingan dan denda Rp. 10.000.000

5. Pemain tim Sulut United, Sdr. Patrich Steev Wanggai

Nama kompetisi: Liga 2 Pertandingan: Sulut United vs Martapura Dewa United

Tanggal kejadian: 20 Desember 2021

Jenis pelanggaran: Memprovokasi masyarakat. Pada saat pergantian pemain, keluar lapangan melakukan gerakan tidak pantas dengan cara menunjukkan kemaluan meskipun menggunakan celana ke arah penonton

Hukuman: Larangan bermain 2 pertandingan dan denda Rp. 50.000.000. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved