Minggu, 10 Mei 2026

Piala AFF 2020

Anak 'Nakal' dari Cigombong yang Bersinar di Piala AFF

Nama Ramai Rumakiek mulai menjadi buah bibir di kalangan sepakbola tanah air.

Tayang:
Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Pemain Timnas Indonesia, Ramai Rumakiek. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Nama Ramai Rumakiek mulai menjadi buah bibir di kalangan sepakbola tanah air.

Namanya melejit setelah punya andil besar dalam suksesnya timnas Indonesia di Piala AFF 2020.

Kini, timnas Indonesia dua langkah lagi menjadi kampiun dari kompetisi bergengsi tersebut.

Di mata keluarga, sosok Ramai Rumakiek ternyata adalah anak yang nakal dan kerap keras kepala ketika memiliki suatu keinginan.

Baca juga: Jelang Final Piala AFF :  Ada Doa Keluarga Serta Masyarakat Papua Untuk Ramai Rumakiek

Sejak kecil, Ramai yang merupakan anak bungsu dari pasangan Hans Rumakiek dengan Faradiba, tinggal di rumah kakek-neneknya, mendiang David Rumakiek dan Afra Fattie.

Bagi sang nenek, sejak kecil kehidupan Ramai tidak pernah jauh dari sepakbola, sehingga karakternya ikut terbawa ke dalam lapangan pertandingan.

"Ramai memang agak bandel, keras, kalau dia mau sesuatu dia kejar betul. Ramai memang ngotot, jadi terkesan keras," kata Afra dikutip dari laman Kompas.com, Rabu (29/12/2021).

Para pemain Persipura saat merayakan gol penyama kedudukan dari Ramai Rumakiek dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 musim 2020/2021 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, 28 Agustus 2021 lalu.
Para pemain Persipura saat merayakan gol penyama kedudukan dari Ramai Rumakiek dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 musim 2020/2021 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, 28 Agustus 2021 lalu. (Media Officer Persipura)

Namun, di balik sifatnya yang keras, Ramai merupakan penyayang keluarga.

Sejak masuk pemusatan latihan Timnas Indonesia, ia tidak pernah absen melakukan telepon video dengan sang nenek.

"Setiap hari video call ke rumah, tanya kabar dan cerita apa yang dia sedang alami," kata dia.

Dengan cemerlangnya performa sang cucu di Piala AFF 2020, Afra berharap karir Ramai Rumakiek bisa makin bersinar.

Baca juga: Ketemu Final Piala AFF, Begini Keunikan Timnas Indonesia Menurut Mantan Pelatih Thailand

Selain diharap mampu membawa Timnas Indonesia menjadi juara Piala AFF 2020, Ramai diharapkannya bisa berkarir keluar negeri karena saat ini usianya masih sangat muda.

"Sangat bangga dan berharap dia bisa terus berkarir, kalau mau keluar negeri kita hanya mendukung saja, yang penting Ramai harus tetap rendah hati dan disiplin," tutur sang nenek.

Karir Ramai Rumakiek

Lahir di Jayapura pada 19 April 2002, Ramai Rumakiek kini berstatus sebagai pemain Persipura Jayapura yang biasa ditempatkan sebagai penyerang sayap.

Baca juga: Instagram Ketum PSSI Banjir Komentar Netizen: Jangan Masuk Ruang Ganti Pemain Timnas, Pak!

Banyaknya pujian yang ditujukan kepada Ramai Rumakiek, rupanya tidak mengejutkan bagi Thomas Madjar, pelatih SSB Batik, tempat Ramai Rumakiek menempa kemampuan sepak bolanya.

"Indonesia kaget, tapi saya tidak kaget," kata Thomas masih dikutip dari laman yang sama.

SSB Batik berada di lingkungan tempat tinggal Ramai Rumakiek di Perumahan Pemda II Kotaraja, Cigombong, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, sehingga sudah sejak dini ia masuk ke sekolah tersebut.

Menurut Thomas, Ramai mulai ikut berlatih sejak usia delapan tahun dan telah mengikuti berbagai turnamen.

Pada 2014, Ramai Rumakiek menjadi bagian dari SSB Batik yang menjuarai Danon Nation Cup Regional Papua.

Thomas melihat sosok Ramai sebagai pesepak bola yang memiliki berbagai kelebihan. Dominan menggunakan kaki kanan, Ramai memiliki kemampuan untuk mengeksekusi tendangan bebas dengan baik.

Selain itu, walau hanya memiliki tinggi badan 165 sentimeter, Ramai memiliki kemampuan duel udara di atas rata-rata.

Baca juga: Shin Tae-yong Klaim Indonesia Kalahkan Thailand

"Dia memang punya teknik tendangan bebas, dari kecil bakatnya sudah terlihat. Ramai punya fighting spirit yang tinggi,"

"Postur Ramai kecil tapi punya lompatan yang tinggi, timingnya untuk duel udara sangat bagus. Di tim Ramai selalu menonjol, punya kecepatan dan dribling yang bagus," sambung Thomas.

"Saya sebut dia 'si anjing gila' karena Ramai tidak pernah lelah dan tidak pernah menyerah," cetusnya.

Dari SSB Batik, Ramai Rumakiek kemudian masuk Persipura U-16 dan U-18.

Wonderkid Persipura, Ramai Rumakiek Siap Berikan Timnas Kemenangan di Piala AFF 2020. 
Wonderkid Persipura, Ramai Rumakiek Siap Berikan Timnas Kemenangan di Piala AFF 2020.  (Dok Liga 1 Indonesia)

Baru pada musim 2021, ia masuk tim senior Persipura di bawah asuhan Jacksen F Tiago.

Melonjaknya performa Ramai Rumakiek di Timnas Indonesia pun dipuji oleh Thomas, hanya ia juga mengingatkan Ramai bahwa ini baru awal karir profesionalnya sehingga masih terlalu cepat untuk berpuas diri.

"Saya rasa bangga karena saya punya jerih payah selama ini tidak sia-sia. Tapi jangan cepat puas, ini baru awal karier. Kalau mau lebih jauh, serius, jangan cepat puas karena pasti tenggelam dan itu bukan dongeng yang sudah banyak terjadi, harus rendah hati, jaga kedisiplinan," kata Thomas. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved