Selasa, 7 April 2026

Hukum & Kriminal

Ramses Wally: Polisi Harus Segera Bersihkan Judi Togel di Papua

Ramses Wally meminta kepolisian segera bertindak membersihkan judi togel di wilayah hukum masing-masing.

Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Ondofolo Kampung Babrongko Jayapura, Ramses Wally meminta kepolisian di Papua segera membersihkan judi togel. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tokoh adat Papua, Yo Ondofolo Kampung Babrongko Sentani, Kabupaten Jayapura, Ramses Wally meminta kepolisian segera bertindak membersihkan judi togel di wilayah hukum masing-masing.

Hal ini menyusul semakin maraknya penjualan togel di Bumi Cenderawasih yang menambah masalah sosial.

"Saya pikir judi togel di Papua ini lebih baik dibubarkan saja," kata Ramses kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura, Rabu (29/12/2021).

Baca juga: Togel Semakin Resahkan Warga Kota Jayapura, Tokoh Muda Papua Ali Kabiay: Polisi Segera Bergerak

Sebab menurutnya, judi tersebut sangat menyesatkan.

"karena permainan ini hanya menyesatkan masyarakat untuk habiskan uang cuman-cuma begitu saja," ujarnya.

Karena itu, Ramses meminta pihak kepolisian tegas mengatasi persoalan tersebut.

"Saya minta polisi harus tegas basmi permainan ini (togel, red), supaya Papua ini bebas dari judi," pintanya.

Baca juga: Polisi Diminta Tutup Pusat Judi Togel di Kota Jayapura

Diberitakan sebelumnya, sekelompok pemuda yang tergabung dalam Solidaritas Anti-Togel meminta Polda Papua segera menutup pusat usaha bandar judi Togel di Kota Jayapura.

Perwakilan Solidaritas Anti Togel Hengky Hilapok (20), dalam orasinya mengatakan Togel sangat merugikan masyarakat Papua.

"Togel sama sekali tidak mendatangkan keuntungan dan merusak masyarakat Papua, untuk itu kami meminta Bapak Luis segera hentikan aktivitasnya," kata Hengky kepada Tribun-Papua.com pada Senin (27/12/2021).

Baca juga: LINK LIVE STREAMING Final Piala AFF Indonesia Vs Thailand Malam Ini Pukul 19.30 WIB

Hengky juga mengungkapkan, dampak Togel dan pengaruhnya sangat buruk bagi kondisi perekonomian keluarga, dan juga menimbulkan efek ketagihan yang merusak perilaku seseorang. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved