Natal & Tahun Baru

Larangan Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru oleh Wali Kota Jayapura Didukung DPR Papua

Yulianus berharap, pihak keamanan perlu lebih berperan aktif dalam mengawasi masyarakat saat merayakan kunci tahun, nantinya.

Tribun-Papua.com/Istimewa
KEMBANG API - Suasana pesta kembang api di Jembatan Youtefa, Kota Jayapura, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Larangan pesta kembang api di Kota Jayapura oleh Wali Kota Benhur Tomi Mano, mendapat dukungan dari DPR Papua.

Dukungan ini disampaikan Wakil Ketua III DPR Papua, Yulianus Rumbairusi.

"Saya pikir sangat baik atas larangan pemerintah terkait adanya pesta kembang api di tahun ini," katanya kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura, Jumat (31/12/2021).

Yulianus berharap, pihak keamanan perlu lebih berperan aktif dalam mengawasi masyarakat saat merayakan kunci tahun, nantinya.

Baca juga: Intoleran Terhadap Gereja di Lampung, Asosiasi Pendeta Indonesia di Papua Angkat Bicara 

"Pihak keamanan bisa lebih tegas lagi untuk melihat ini, sebab hal-hal seperti ini hanya dapat merugikan masyarakat sendiri," ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengimbau masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru dengan melakukan pesta kembang api.

"Iya saya tegaskan kembali lagi memang sesuai hasil pertemuan Forkopimda, untuk nanti malam saat pergantian tahun tidak digelar perayaan besar-besaran maupun pesta kembang api," kata BTM sapaan akrapnya kepada Tribun-Papua, Jumat (31/12/2021).

Tidak hanya itu, Benhur juga memastikan, saat malam pergantian tahun 31 Desember 2021 ini, tidak adanya aktivitas pesta pora dengan kumpul massa.

Baca juga: Masyarakat Papua Jangan Konsumsi Miras Saat Pergantian Tahun, Yulianus: Lebih Baik Merenung

Hal ini karena pihaknya masih terus menekan laju penyebaran Covid-19.

"Walaupun kita saat ini sudah bersih dan masuk dalam zero Covid-19, tetapi varian baru Covid-19 yakni varian Omicron ini menjadi perhatian, sehingga jangan sampai kita kecolongan," katanya.

Acara countdown menuju tahun baru 2022 juga nampaknya tidak digelar secara besar-besaran yang melibatkan orang banyak.

Meski demikian, warga Kota Jayapura masih diperbolehkan merayakan malam pergantian tahun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, dan yang menjadi catatan ialah tidak diizinkan berkerumun.

Baca juga: Tahun Baru Tanpa Perayaan, BTM: Berkumpul di Tempat Umum, Kami Bubarkan !

"Sepanjang tahun 2021 ini, telah banyak air mata dan kesedihan akibat pandemi Covid-19, kita coba renungkan, jadi mari kita sikapi dengan kembali mengucap syukur karena kita yang ada, masih boleh dikasi kesehatan," terangnya.

Pihaknya, juga bersama Satpol PP dan Satgas Covid-19 melakukan pengawasan di ruang-ruang publik saat malam tahun baru nanti, demi memastikan masyarakat benar-benar menjalankan imbauan tersebut. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved