Breaking News:

Info Merauke

Masyarakat Kampung Domande Keluhkan Lemahnya Sinyal Internet

Warga Kampung Domande, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua mengeluhkan lemahnya sinyal internet.

Penulis: Hidayatillah | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Anggota DPR Papua, Fauzun Nihayah disambut mama-mama Papua saat kunjungan di Kampung Domande, Distrik Malind, Merauke, Papua, Kamis (30/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Warga Kampung Domande, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua mengeluhkan lemahnya sinyal internet.

“Kalau kita telpon biasa memang bisa, tapi untuk jaringan internet timbul tenggelam, kuota data tidak bisa dipakai,” kata Warga Kampung Domande, Robert kepada Tribun-Papua.com, Kamis (30/12/2021).

Baca juga: Siswi SMA yang Akhiri Hidup di Sekolah Ternyata Sempat Rekam Video, Beri Pesan untuk sang Ibu

Dikesempatan yang sama, Kepala Seksi Pemerintahan Kampung Domande, Hubertus Kaize mengungkapkan, ada sebanyak 229 Kepala Keluarga dan seribu lebih jiwa di Kampung Domande yang merupakan kampung lokal Orang Asli Papua (OAP).

“Disini penduduknya masyarakat asli Papua suku Marind,” bebernya.

Sementara itu, Anggota DPR Provinsi Papua, Fauzun Nihayah saat dikonfirmasi terkait lemahnya jaringan internet di Kampung Domande mengatakan, keberadaan jaringan internet sangat penting bagi masyarakat.

“Kasihan masyarakat karena disana (Domande) belum ada internet. Memang harus segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” kata Fauzan, Jumat (31/12/2021).

Menurut penggagas sekolah restorasi di Selatan Papua ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Merauke dapat mendorong jaringan internet di Kampung Domande.

Baca juga: Saat Herry Wirawan Lecehkan Santriwatinya Ternyata Dipergoki sang Istri, tapi Jawab Begini

“Masyarakat Domande harus bisa menikmati jaringan internet supaya bisa mendapatkan berita dari luar dan kondisi perkembangan di Papua dan sebagainya,” ujar Fauzun.

Dikatakan, jaringan internet bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang notabebe asli Papua di Kampung Domande untuk memasarkan hasil perekonomiannya.

Baca juga: Tim SAR Temukan Speedboat di Mimika yang sempat Hilang, Begini Kondisi Penumpang

Terlebih hasil bumi masyarakat setempat cukup banyak baik kelapa, umbi-umbian dan hasil laut.

“Masyarakat butuh internet dan tidak gagap teknologi. Hasil bumi masyarakat Domande juga bisa dipasarkan secara online,” ujar Fauzun Nihayah. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved