Papua Terkini

5 UMKM Binaan BI Papua Terima Sertifikat Halal, Kado Tahun Baru 2022

5 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua telah resmi menerima sertifikat halal, sebagai kado tahun 2022.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Ri
Istimewa
JAYAPURA TERKINI - Sebanyak 5 UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua telah resmi memperoleh sertifikasi halal, yang diterbitkan oleh BPJPH Kementerian Agama RI, Minggu (2/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sebanyak 5 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua telah resmi menerima sertifikat halal, sebagai kado tahun baru 2022.

Melalui kerjasama dengan Yayasan ICAM Indonesia Malang, BI Provinsi papua sebelumnya telah menyelenggarakan kegiatan pendampingan sertifikasi halal di wilayah Provinsi Papua.

"Kegiatan pendampingan sertifikasi halal dilaksanakan selama 3 bulan, mulai dari Bulan Oktober sampai Bulan Desember 2021," kata Ketua Yayasan ICAM Indonesia Malang Edi Purwanto, kepada Tribun-Papua.com Minggu (2/1/2022).

Baca juga: Gagal Juara Piala AFF, Shin tae-yong : Timnas Indonesia Diganggu Orang Mabuk

Disebutkan Edi, pendampingan tersebut dilakukan kepada 5 UMKM binaan BI Provinsi Papua, yang terdiri dari UMKM Niens Rendang dengan produk rendang, kemudian UMKM Grande Cake and Coffee dengan produk kopi.

Lalu ada pula, UMKM Harvest Coffee Papua dengan produk kopi, UMKM Teras Sehati dengan produk minuman, dan Starmount Coffee dengan produk kopi.

Pendampingan yang dilakukan oleh Yayasan ICAM Indonesia Malang dilakukan dalam 3 tahap, yakni secara online dan offline.

Baca juga: Legenda Persipura : Gagal Juara, Timnas Indonesia Harus Kuat Mental

Dijelaskan Edi, pendampingan secara online berupa pelatihan tentang Proses Produksi Halal (PPH) dan pengurusan sertifikat halal.

"Kemudian kami lanjutkan dengan pendampingan audit secara offline, dengan menggandeng LPPOM MUI Provinsi Papua selaku auditor," sebutnya.

Dikatakannya, proses pendampingan hingga sertifikasi halal kepada 5 UMKM binaan BI Papua tersebut, tak ditemui kendala berarti dan berjalan lancar.

"Jarak yang jauh dan adanya pandemi tidak menghalangi kami, untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah, dalam membantu mensukseskan sertifikasi halal bagi UMKM," tandasnya.

Baca juga: Si Anak Sorong Jadi Bintang Piala AFF 2020, Ricky Kambuaya Mau Berkarir Diluar Negeri

Ke depan, dengan adanya sertifikat halal, pihaknya berharap dapat menjadi nilai tambah yang menguntungkan untuk kemajuan dunia usaha di Provinsi Papua,

"Serta tentunya ini menjadi kado awal tahun yang luar biasa bagi mereka," ucap Edi.

Edi mengutarakan, kegiatan pendampingan ini berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 lalu dengan menghasilkan 5 sertifikat halal yang diterbitkan oleh BPJPH Kementerian Agama RI.

Baca juga: KKB Berikan Signal Perang Dengan TNI-Polri di Papua

Dengan adanya sertifikat halal ini, pihaknya berharap dapat menjadi penyemangat awal tahun, bagi 5 UMKM binaan BI Provinsi Papua dalam mengembangkan usahanya di tahun 2022.

Sekadar diketahui, semenjak adanya Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH), pelaku usaha di Indonesia diwajibkan melakukan sertifikasi halal produknya.

Hal tersebut dilakukan Pemerintah sebagai bentuk perlindungan konsumen bagi konsumen muslim.

Baca juga: Gerak Cepat AKBP Untung Sangaji Redam Pertikaian Warga di Merauke Papua

Adanya regulasi JPH menjadi landasan bagi BI Provinsi Papua, untuk turut serta membantu sertifikasi halal kepada UMKM binaanya.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved