Breaking News:

Papua Terkini

Soal Pilgub Papua, Benhur Tomi Mano: Kita Buktikan di 2024

Tak terasa, kurang dari satu tahun ini, pasangan Benhur Tomi Mano (BTM) dan Rustan Saru akan meletakkan jabatannya sebagai pimpinan tertinggi.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Gratianus Silas
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Gratianus Silas

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tak terasa, kurang dari satu tahun ini, pasangan Benhur Tomi Mano (BTM) dan Rustan Saru akan meletakkan jabatannya sebagai pimpinan tertinggi di Kota Jayapura.

Selanjutnya, Wali Kota BTM mengonfirmasi persiapan dan kesiapannya dalam Pemilihan Gubernur Papua pada 2024 mendatang.

Terhitung, dalam 2 tahun persiapannya, lobi politik tingkat tinggi dilakukan untuk mendulang dukungan dari partai.

Baca juga: Pemkot Jayapura Intens Tangani Stunting, Penurunan Drastis dalam Delapan Tahun 

"Sering orang bilang BTM tidak bisa maju jadi gubernur karena bukan ketua partai. Nasdem sudah ada Mathius Awoitauw dan PDIP sudah ada John Wempi Wetipo, termasuk juga Demokrat, sehingga kalau orang bilang saya tidak punya partai, ya kita buktikan di 2024," kata Benhur Tomi Mano, Senin (3/1/2022).

BTM memberi contoh saat maju pada bursa pemilihan Wali Kota Jayapura periode kedua, dirinya melawan kotak kosong, atau sebagai calon tunggal, meskipun tak berstatus sebagai pimpinan partai politik.

"Ini perkara meyakinkan bahwa saya mampu dan saya NKRI, sehingga mendapat dukungan," ujarnya.

Diakuinya, ketika maju periode kedua, meskipun banyak tawaran menjadi ketua partai, dirinya menolak, tidak berpindah-pindah partai, melainkan tetap komitmen bersama PDIP, sehingga akhirnya terpilih kembali.

"Semua tergantung survei, bagaimana meyakinkan pusat, serta lobi politik yang saya lakukan, sehingga bisa kembali terpilih pada periode kedua," katanya.

Baca juga: 101 Kepala Daerah Habis Masa Jabatan pada 2022, Papua Ada 11

Sejak awal, BTM telah mendeklarasikan diri kepada tokoh adat dan ondoafi Kota Jayapura untuk maju pada bursa Pilgub Papua pada 2024 mendatang.

"Sebagai anak adat, ini perlu disampaikan kepada tua-tua adat agar disapaikan ke masyarakat adat di wilayahnya untuk memberikan support," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved