Breaking News:

Hukum & Kriminal

Yulianus Rumbairusi: Polisi Segera Bubarkan Judi Togel atau Tunggu Presiden Jokowi Turun Tangan?

Wakil Ketua III DPR Papua, Yulianus Rumbairusi mengatakan polisi harus membubarkan aktivitas judi togel (toto gelap) di Bumi Cenderawasih.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Wakil Ketua III DPR Papua, Yulianus Rumbairusi meminta agar dalam rangka menyambut tahun baru 2021, masyarakat dapat menahan diri dan tidak mengkonsumsi minuman keras (miras). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Wakil Ketua III DPR Papua, Yulianus Rumbairusi mengatakan polisi harus membubarkan aktivitas judi togel (toto gelap) di Bumi Cenderawasih.

"Oknum-oknum yang terlibat harus ditindak tegas, bila perlu diekspos, supaya ada efek jerah," kata Rumbairusi kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura, Papua, Senin (3/12/2021).

Selain itu, kata Rumbairusi, pemerintah juga perlu hadir melalui aparat keamanan yang bertanggungjawab, sebab permainan tersebut ilegal.

Baca juga: Rustam Saru: Judi Togel Harus Dibubarkan Karena Ilegal

"Togel ini usaha ilegal dan jelas-jelas tidak punya ijin dan kontribusi seperti PAD, pajak, restribusi kepada pemerintah. Lakukan pertemuan bersama Forkopimda untuk mencari solusi, inikan tidak, jadi togel ini akhirnya jadi penyakit buat masyarakat," ujarnya.

Tidak hanya itu, dirinya juga meminta agar Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Republik Indonesia juga perlu berperan aktif atasi persoalan tersebut.

"Judi seperti ini ada dua versi, ada yang online dan ofline, oleh karena itu perlu juga Kominfo harus bisa membatasi judi-judi ini, sebab ini bukan lagi rahasia," tegasnya.

"Saya juga heran, masa untuk menangani ini saja tidak bisa, kesannya seperti ada pembiaran yang mengakibatkan negara ini tidak berdaya hadapi peredaran judi togel," sambungnya.

Baca juga: Pengamat Sepakbola Fox Sport Asia Soal Ricky Kambuaya: Dia Cerdas

Menurut dia, apakah harus menunggu lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memerintahkan untuk lakukan pemberantasan.

"Contohnya seperti pinjaman online yang heboh beberapa waktu lalu, baru bisa ada tindakan. Jadi apakah tunggu lagi sampai Presiden tau ada penjualan togel di Abepura, Sentani, atau Papua pada umumnya, baru ada tindakan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved