Breaking News:

Tribun Militer

HUT Kowal ke-59, Kasal: Kodrat Wanita Tak Menghalangi Pengabdian Bagi Bangsa

Dalam upacara memeringati HUT Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) ke-59, dimakna bahwa kodrat wanita tak menghalangi pengabdian bagi bangsa dan negara.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
HUT KOWAL KE-59 - Para tamu undangan yang hadir di Aula Samudera Loka, Mako Lantamal X Jayapura Papua, Rabu (5/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dalam upacara memeringati HUT Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) ke-59, dimakna bahwa kodrat wanita tak menghalangi pengabdian bagi bangsa dan negara.

Hal itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, dalam sambutannya yang diikuti secara virtual oleh para prajurit di Aula Samudera Loka, Mako Lantamal X Jayapura Papua, Rabu (5/1/2022).

"Peran dan kodrat prajurit Kowal sebagai seorang wanita tak berarti menjadi penghalang dalam pengabdiannya, dan dedikasinya bagi bangsa dan Negara Indonesia," kata Yudo.

Baca juga: Sejarah Korps Wanita Angkata Laut, Pertama Bertugas 1 Mei 1963 di Hollandia (Jayapura)

Kemudian, Yudo juga menyoroti peringatan HUT Kowal ke-59 yang masih berada dalam situasi Pandemi Covid-19, tentu tak perlu dirayakan dengan euforia berlebihan.

"Peringatan HUT Kowal ke-59 yang hari ini dirayakan bukan sebuah euforia, tetapi mngandung makna, bersyukur, evaluasi, dan intropeksi, terlebih di masa pandemi ini," pungkasnya.

Tangkapan layar foto Letnan Louise E. Coldenhoff saat menaikkan bendera Merah Putih di Irian Barat.
Tangkapan layar foto Letnan Louise E. Coldenhoff saat menaikkan bendera Merah Putih di Irian Barat. (Info Historia Buletin Kesejarahan TNI AL)

Dijabarkannya, makna evaluasi dan intropeksi bagi prajurit Kowal ialah bagaimana dapat merenung dan menyadari bahwa kesempurnaan ialah milih Tuhan.

Kemudian, makna bersyukur yakni dapat meresapi perjalanan berkarir dan usia Kowal yang ke-59 tahun dengan tantangan dan hambatan, namun dapat disikapi dengan baik.

"Prajurit Korps wanita juga harus adaptif, kreatif, dan inovatif, untuk menggali potensi yang ada di dalamnya," sebut Yudo.

Baca juga: Peringatan HUT Kowal ke-59 Digelar di Lantamal X Jayapura

Dalam kesempatan itu, Yudo juga mengutarakan, sebagai seorang perajurit wanita, Kowal memiliki peranan yang penting sesuai kodratnya dan juga tugas dan tanggung jawab yang diembannya.

"Bagaimana seorang prajurit Korps wanita itu dapat berbakti pada rumah tangganya dan menjadi istri yang melayani suami, namun tetap dapat mengemban tugas serta tanggung jawab bagi bangsa," tambahnya.

Untuk itu, Yudo mengakui dengan peran dan tanggung jawab tersebut, telah membuktikan komitmen, bahwa kodrat kewanitaan tidak menghalangi kewajiban untuk mengabdi bagi bangsa dan tanah air.

Baca juga: 25 Januari 2022, Tugas Satgas Nemangkawi Berakhir, Selanjutnya?

"Saya yakin dengan tema peringatan HUT Kowal ke-59, yakni Bersemangat, Tangguh, Wujudkan Indonesia Tumbuh, Indonesia Tangguh dapat memicu semangat atau spirit baru bagi para Kowal," tegasnya.

Terakhir, Yudo kembali memberikan penekanan sebagai pesan kepada para Kowal dalam peringatan HUT Kowal ke-59 tersebut, diantaranya dapat memelihara serta meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan, serta mampu menjaga harkat dan martabat Korps Kowal. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved