Breaking News:

Papua Terkini

Willem Wandik: Pemerintah Jangan Gunakan Militer Menakuti Masyarakat Papua

langkah tersebut hanya akan menambah ketakutan bagi masyarakat, juga takkan menyelesaikan permasalahan di Bumi Cenderawasih.

(Warga Nduga Sumber gambar, Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua)
Gelombang aksi demonstrasi terjadi di Nduga, di pegunungan tengah Papua, menuntut keadilan tewasnya dua warga diduga oleh pasukan TNI. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Anggota DPR RI asal Papua, Willem Wandik mendesak pemerintah pusat segera menghentikan penanganan konflik dengan pendekatan militer di Tanah Papua.

Sebab, langkah tersebut hanya akan menambah ketakutan bagi masyarakat.

Langkah tersebut juga dinilai takkan menyelesaikan permasalahan di Bumi Cenderawasih.

“Jangan menggunakan militer yang membuat takut masyarakat Papua, sebab orang Papua tidak nyaman di tanahnya sendiri akibat penempatan militer di sana."

Baca juga: Ambisi Persipura Pulangkan Boaz Solossa Pupus, Sang Istri: Tak Mungkin Kami Melukai Borneo FC

"Saya kira pendekatan militer harus dihentikan,” ujar Wandik saat dihubungi Tribun-Papua.com dari Jayapura, Rabu (5/01/2022).

Menurut Wandik, semangat otonomi khusus  dengan melibatkan kearifan lokal tentunya perlu diterapkan untuk menyelesaikan masalah di Papua.

“Saya sependapat dengan apa yang diutarakan Wapres RI, Ma’ruf Amin baru-baru ini yang mengatakan bahwa untuk mewujudkan kesejahteraan di Papua harus mendengar apa yang diinginkan masyarakat Papua, di mana perwujudannya bisa melibatkan tokoh di Papua,” jelas politikus Partai Demokrat tersebut.

Baca juga: BBM di Tolikara Papua Tembus Rp 100 ribu dan Ongkir Rp 400 ribu, Tukang Ojek: Jokowi Tolong Kami

Wandik berujar, perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan masyarakat di Papua itu salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan di Bumi Cenderawasih.

“Misalnya dilakukan pemberdayaan dengan yang arahnya untuk kesejahteraan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved