Breaking News:

Covid 19

Tito Karnavian: Pemerintah harus Siapkan Skenario Terburuk Hadapi Lonjakan Omicron

Tito Karnavian meminta kepala daerah tetap mengutamakan program pengendalian pandemi Covid-19 di tahun 2022.

Editor: Roy Ratumakin
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Mendagri Jenderal (Purn) Pol Tito Karnavian ditemui di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah tetap mengutamakan program pengendalian pandemi Covid-19 di tahun 2022.

Tito juga mengingatkan agar semua kepala daerah dapat menyiapkan skenario terburuk andai terjadi lonjakan kasus di tanah air, khususnya karena munculnya varian Omicron.

Tito meminta pemerintah daerah menyiapkan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan, pengobatan, dan tenaga kesehatan.

Baca juga: Pasca-penyerangan Posramil Kisor, Ini Kondisi Terkini Maybrat Papua Barat

"Kita belum paham karakter daripada varian Omnicron, mudah-mudahan bisa dinetralisir betul oleh antibodi kita," kata Tito dikutip dari laman Kompas.com.

Selain itu, kata Tito, Indonesia sedang menunggu masa yang sangat penting pasca Natal dan Tahun Baru.

"Kita tidak boleh lengah. Kita lihat dua minggu ke depan, mudah-mudahan secara nasional tidak terjadi lonjakan signifikan," ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat sejumlah kasus Covid-19 varian Omicron selama 20 hari terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, per 5 Januari 2022, temuan kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta sudah mencapai 251 kasus.

Dari 251 kasus yang ditemukan, 95 persen kasus varian Omicron merupakan kasus impor dari luar negeri.

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Masih Rendah, Silwanus Sumule: Segera Lakukan Koordinasi

"Sedangkan 12 (kasus) lainnya adalah transmisi lokal," kata Widyastuti dikutip dari Kompas.com, Rabu (5/1/2022).

Adapun temuan kasus varian Omicron di Jakarta pertama kali tercatat satu kasus pada 16 Desember 2021 yang ditularkan melalui transmisi lokal.

Kemudian, puncaknya terjadi pada 4 Januari 2022 dengan temuan Covid-19 Omicron mencapai 90 kasus.

Berikut rincian temuan kasus Omicron di Jakarta dalam 20 hari terakhir:

Baca juga: Persebaya Klaim Ruang Ganti Stadion Ngurah Rai Terlalu Sempit, Tak Layak untuk Liga 1

Tahun 2021:

  • 16 Desember: 1 kasus transmisi lokal
  • 17 Desember: 2 kasus impor
  • 19 Desember: 2 kasus impor
  • 23 Desember: 3 kasus impor
  • 24 Desember: 13 kasus impor
  • 25 Desember: 24 kasus impor, 1 kasus transmisi lokal
  • 27 Desember: 1 kasus transmisi lokal
  • 28 Desember: 3 kasus impor
  • 29 Desember: 17 kasus impor, 1 kasus transmisi lokal
  • 31 Desember: 68 kasus impor

Tahun 2022:

  • 2 Januari: 12 kasus impor, 1 kasus transmisi lokal
  • 3 Januari: 5 kasus impor, 7 kasus transmisi lokal
  • 4 Januari: 90 kasus impor. (*)
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved