Papua Terkini
Warga Kota Jayapura Masih Keluhkan Debu Jalan Kelapa II Entrop
Warga Kota Jayapura masih mengeluhkan debu jalan yang bertebaran di sepanjang Jalan Kelapa II Entrop, Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura Papua.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Warga Kota Jayapura masih mengeluhkan debu jalan yang bertebaran di sepanjang Jalan Kelapa II Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.
Berdasarkan pantauan Tribun-Papua.com pukul 17.00 WIT, tepat di lampu merah jalan masuk Kawasan Wisata Pantai Hamadi kepulan debu masih teramati tebal.
Terlebih ketika, adanya aktivitas kendaraan pengangkut kontener dari Pelabuhan Laut Jayapura yang hilir mudik di area tersebut.
Baca juga: Persipura: Bukan Berlibur, Kami Punya Tujuan Penting di Sini (Bali)
Kepada Tribun-Papua.com warga Kelurahan Hamadi Bagas Pratama (34) mengaku sangat terganggu, dengan bertebarannya debu, ketika melintas area tersebut.
Dirinya juga mengatakan, dalam aktivitas sehari-hari selalu melewati area tersebut, dan merasa sesak nafas karena udara yang dihirup tidak sehat.
"Iya polusi sekali, kalau bisa ada perhatian dari Pemerintah Kota Jayapura terkait masalah seperti ini, soalnya menganggu kenyamanan," katanya.
Bagas juga mengatakan, kalau melewati area tersebut harus wajib pakai masker, bukan hanya karena Covid-19 saja tetapi memang intensitas debu sangat tebal.
"Sepertinya bukan hanya saya saja, yang lainnya juga merasa terganggu," terangnya.
Baca juga: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Persipura Jayapura Vs Persela Lamongan, Cek Linknya
Di lain sisi, warga Kelurahan Hamadi Ida (35) saat ditemui Tribun-Papua.com dan tengah berjalan kaki di Jalan Kelapa II Entrop juga mengeluhkan hal yang serupa.
"Iya nih, sehari-hari biasa lewat sini, saya sangat merasa terganggu dengan debu yang ada," katanya.
Baca juga: Benhur Tomi Mano Jadi Korban Informasi Hoaks, Minta Humas Pemkot Segera Buat Laporan
Sementara itu, pemilik usaha warung makan di Jalan Kelapa II Entrop, tepat di lampu merah jalan masuk Pantai Hamadi Nurya (51), mengeluhkan dampak dari debu yang bertebaran, mengakibatkan dirinya harus ekstra membersihkan warungnya.
"Saya terganggu dengan debunya, cuman mau gimana lagi yah, posisi dan keadaan sudah di sini, yah mudah-mudahan ada perhatian dari Pemerintah Kota Jayapura terkait masalah ini," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/06012022-jalan_berdebu-1.jpg)