Breaking News:

Penjelasan BMKG terkait Penyebab Banjir dan Longsor yang Melanda Kota Jayapura, Papua

Diketahui, Papua mengalami bencana banjir dan tanah longsor sejak Kamis (6/1/2022) malam.

Editor: Claudia Noventa
Istimewa
Wilayah Distrik Abepura tepatnya di jalan baru Pasar Youtefa tampak pemukiman warga terendam banjir. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan bahwa banjir melanda sejumlah distrik di Papua, seperti Kota Jayapura, seperti Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram, dan Muara Tami.

Diketahui, Papua mengalami bencana banjir dan tanah longsor sejak Kamis (6/1/2022) malam.

7 Korban Jiwa

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Jumat (7/1/2022) menyebut, selain banjir, hujan deras di Jayapura juga menyebabkan terjadinya tanah longsor.

"Selain banjir, guyuran hujan lebat juga memicu terjadinya tanah longsor hingga mengakibatkan 6 orang meninggal dunia," kata Abdul Muhari atau yang biasa disapa Aam kepada Kompas.com. 

Baca juga: Lakukan Aksi Peduli Kemanusiaan, Pegadaian Jayapura Sumbangi Posko Bencana Banjir di Youtefa

Baca juga: Perumahan Organda Jayapura Masih Direndam Banjir, Begini Kondisinya

Keenam korban tersebut sudah dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Polda Papua. Tiga sudah diketahui identitasnya dan tiga jasad lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sementara itu, berdasarkan laporan Sabtu (8/1/2021), satu orang juga dilaporkan meninggal dunia akibat banjir yang terjadi.

Dengan demikian, total ada 7 orang korban jiwa atas bencana hidrometeorologi yang terjadi di Jayapura di awal tahun ini.

Ribuan Warga Mengungsi

Selain korban jiwa, bencana juga menyebabkan ribuan warga terpaksa meninggalkan rumahnya dan menempati lokasi-lokasi pengungsian.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved