ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Banjir Jayapura

BREAKING NEWS: Atap GOR Waringin Kota Jayapura Papua Rubuh

Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjutak menyebut, rubuhnya GOR ini diakibatkan intensitas curah hujan yang tinggi disertai angin kencang.

Tribun-Papua.com/Istimewa
RUBUH - Atap Gedung Olah Raga (GOR) Waringin Kotaraja, di Distrik Abepura, Kota Jayapura rubuh pada Minggu (9/1/2022) pagi. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Atap Gedung Olah Raga (GOR) Waringin Kotaraja, di Distrik Abepura, Kota Jayapura rubuh pada Minggu (9/1/2022) pagi.

Tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden ini. Namun reruntuhan atap tersebut memporakporandakan lantai 2 GOR Waringin.

Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjutak menyebut, rubuhnya GOR ini diakibatkan intensitas curah hujan yang tinggi disertai angin kencang, sejak Sabtu (8/1/2022) malam.

Baca juga: Kisah Orang-orang Buangan Pasca-tragedi September 1965

Baca juga: Perubahan Tata Guna Lahan Sebabkan Banjir Jayapura, Planolog: Bukan Hanya Cuaca Ekstrem

Rubuhnya atap GOR tersebut diketahui pertama oleh warga bernama Guntur Nuboba (32) dan rekannya Mesak Yenungga (50), saat berada di Posko Induk Bencana Banjir dan Tanah Longsor Kota Jayapura, tepat di dekat gedung tersebut, sekira pukul 06.30 WIT.

"Setelah dicek ternyata campuran material tembok penyangga tiang atap GOR Waringin rontok ke lantai dasar (parkiran)," ujar Simanjutak dalam rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, menirukan keterangan saksi.

Saksi mendengar bunyi gemuruh dari arah gedung olahraga tersebut.

"Mereka menemukan material tiang penyangga atap samping GOR Waringin roboh, kemudian kedua saksi beberapa relawan Posko Induk Bencana Banjir dan Tanah Longsor Kota Jayapura mengecek runtuhan material tersebut."

Baca juga: Ramiro Fergonzi Sudah Gabung Latihan Persipura, Ganti Yevhen Saat Jumpa Persija ?

Simanjutak melanjutkan, runtuhan susulan lebih keras terjadi saat personel Posko memberi tanda bahaya menggunakan tali di area parkiran GOR itu.

"Setelah dicek ternyata seluruh atap GOR Waringin runtuh ke lantai dua," jelasnya.

Para saksi kemudian melaporkan kejadian itu ke Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Jayapura.

Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Abepura sekira pukul 08.10 WIT.

"Kami masih melakukan pendataan dengan pihak terkait, dan masih dalam penanganan," tukasnya.

Seperti diberitakan, cuaca ekstrem melanda Kota Jayapura dua hari terakhir.

Akibatnya, banjir merendam sejumlah distrik.

BNPB Kota Jayapura mencatat, tujuh orang dilaporkan tewas akibat tertimbun longsor.

Sekitar 1.300 warga mengungsi ke rumah kerabat masing-masing. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved