Breaking News:

Banjir Jayapura

PDAM Jayapura Sebut 60% Layanannya Terhenti Saat Banjir, 21.000 Pelanggan Terdampak

PDAM Jayapura menyebut sebesar 60% layanan akses air bersih terhenti, saat banjir melanda Kota Jayapura pada Kamis (6/1/2022).

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
BANJIR JAYAPURA - Bantuan air bersih yang didistribusikan Pertamina melalui Pertamina Peduli, pada sejumlah distrik terdampak banjir di Kota Jayapura Papua, Senin (10/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura menyebut sebesar 60% layanan akses air bersih terhenti, saat banjir melanda Kota Jayapura pada Kamis (6/1/2022).

Hal itu diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PDAM Jayapura Entis Sutisna kepada Tribun-Papua.com, Senin (10/1/2022).

"Baik memang, sejak terjadinya banjir pada tanggal 6 Januari 2022 itu, tepatnya 60% layanan PDAM Jayapura terhenti karena ada beberapa sumber air (intake), yang mengalami gangguan," katanya.

Baca juga: Lanud Silas Papare Kerahkan Personel, Bantu Penanganan Banjir di Jayapura

Dikatakan Entis, dari 60% layanan PDAM Jayapura yang berhenti total tersebut, berdampak pada sekiranya 21.000 lebih pelanggan di Kota Jayapura.

"Sebanyak 21.000 lebih pelanggan yang tersebar di 4 distrik, yakni Abepura, Heram, Jayapura Selatan, dan Jayapura Utara terkena dampaknya," rinci Entis.

Dirinya mengutarakan, saat peristiwa banjir pada Kamis malam (6/1/2022) tersebut, telah terdeteksi kerusakan pipa pada sejumlah intake, sehingga tidak dapat mengalirkan air.

"Pada saat waktu kejadian itu, kami menerima laporan, seperti di Distrik Jayapura Utara yakni daerah Angkasa itu pipanya patah, jadi tak bisa lagi alirkan air," katanya.

Kemudian, dijabarkan Entis, beberapa wilayah di Jayapura Utara juga mengalami kerusakan seperti di Kali Kem, kemudian intake Kali Anafre.

Baca juga: Dua Kelompok Bertikai di Jayawijaya, 1 Meninggal Dunia

Untuk itu, saat kejadian banjir tersebut, pihaknya tak dapat memberikan pelayanan air bersih, karena tingkat kekeruhan cukup tinggi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved