Breaking News:

Banjir Jayapura

PLN Turunkan 225 Petugas Pulihkan Listrik Pascabanjir di Jayapura

PT PLN (Persero) gerak cepat memulihkan sistem kelistrikan pascabanjir yang merusak gardu dan infrastruktur kelistrikan di Jayapura.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Humas PLN Jayapura
Suasana perbaikan gardu pada beberapa titik di Jayapura dan Kabupaten Jayapura pasca hujan dan angin kencang landa kota dan kabupaten Jayapura pada beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - PT PLN (Persero) gerak cepat memulihkan sistem kelistrikan pascabanjir yang merusak gardu dan infrastruktur kelistrikan di Jayapura.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Abdul Farid mengatakan saat ini petugas PLN telah dikerahkan untuk turun mengatasi persoalan kerusakan gardu pascahujan lebat pada Kamis (6/01/2022).

"Sebanyak 225 petugas telah dikerahkan hingga Minggu pukul 19.00 WIT, dan 290 gardu listrik dari total 297 gardu terdampak banjir dan anging kencang telah berhasil dipulihkan," kata Abdul dalam rilis yang diperoleh Tribun-Papua.com, Senin (10/01/2022).

Baca juga: WASPADA Kasus Covid-19 Aktif Hampir Tembus 2.000 Akibat Penyebaran Varian Omicron

Kata Abdul, pihaknya telah berupaya maksimal mungkin untuk terus memulihkan sistem kelistrikan di Jayapura dan sekitarnya.

"Hingga Minggu, progressnya sudah 97 persen. Sebanyak 7 gardu masih dalam pemulihan oleh petugas kami di lapangan. Hal ini disebabkan adanya gardu yang masih terendam banjir,” ujarnya.

Suasana perbaikan gardu pada beberapa titik di Jayapura dan Kabupaten Jayapura pasca hujan dan angin kencang landa kota dan kabupaten Jayapura pada beberapa waktu lalu.
Suasana perbaikan gardu pada beberapa titik di Jayapura dan Kabupaten Jayapura pasca hujan dan angin kencang landa kota dan kabupaten Jayapura pada beberapa waktu lalu. (Humas PLN Jayapura)

Menurut dia, saat ini pihaknya juga masih ada 3 lokasi terdampak banjir yang sedang dalam proses penormalan menunggu air surut.

"Seperti Kabupaten Jayapura itu di BTN Gajah Mada Sentani, Nimbokrang dan Kampung Ayapo. Kemudian untuk wilayah Abpeura yaitu di Komplek Organda Dalam," katanya.

Sebagai General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Abdul Farid juga tak lupa menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan atas kerusakan tersebut.

Baca juga: Perbedaan Vaksin Booster Gratis dan Bayar, Ini Kata Kemenkes

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Untuk sementara listrik di lokasi-lokasi tersebut masih belum dapat kami nyalakan. Kami upayakan suplai listrik untuk pelanggan dapat segera pulih,”ujarnya.

Selain itu, Abdul juga mengimbau kepada masyarakat agar terus waspada di tengah intensitas hujan dan potensi bahaya cuaca ekstrem.

"Bagi masyarakat jangan berada di dekat jaringan listrik, gardu, panel PJU ataupun pohon yang berpotensi roboh ketika terjadi cuaca ekstrem, dan bagi masyarakat yang melihat terdapat potensi bahaya ketenagalistrikan, diharapkan segera melapor ke contact center PLN 123 dan PLN Mobile," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved