PON XX Papua

PSSI Klaim Tak Bersalah Soal Samuel Balinsa Batal Merumput di Thailand

Otoritas sepakbola Indonesia, PSSI mengklaim pihaknya tak bersalah dalam hal batalnya Samuel Balinsa untuk berkarir di Liga 2 Thailand.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Eks Gelandang enerjik PON Papua, Samuel Balinsa bersiap menuju Lampang FC di Liga Thailand. (Dok: Instagram Samuel Balinsa) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Otoritas sepakbola Indonesia, PSSI mengklaim pihaknya tak bersalah dalam hal batalnya Samuel Balinsa untuk berkarir di Liga 2 Thailand.

Diketahui, Samuel Balinsa yang merupakan kebolan pesepakbola PON putra Papua ini batal berjersey Lampang FC karena ada kendala dalam pemberkasannya.

Dokumen tersebut adalah International Transfer Certificate (ITC) menjadi alasan utama Samuel Balinsa akhirnya tak bisa merumput di Thailad.

PSSI menilai ada kesalahan di pihak Lampang FC.

Baca juga: Masalah Dokumen, Samuel Balinsa Gagal Mentas di Liga 2 Thailand

Dalam kasus ini, ITC untuk transfer Samuel Balinsa sejatinya dikeluarkan oleh PSSI.

Namun, ITC hanya bisa dikeluarkan setelah Lampang FC melakukan proses Transfer Matching System (TMS).

Hingga tanggal 7 Januari 2022 atau batas akhir pendaftaran pemain di Liga 2 Thailand, PSSI tidak pernah menerima ITC Samuel Balinsa.

"Jadi itu aturannya. ITC hanya bisa dikeluarkan setelah Lampang FC setelah melakukan proses Transfer Matching System (TMS) dan kemudian dikirimkan ke PSSI," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi dikutip dari laman Kompas.com, Selasa (11/1/2022).

"Kami sampai detik ini tidak pernah menerima itu. Jadi bagaimana kami mau mengeluarkan ITC," ucap Yunus Nusi menambahkan.

Menurut Yunus Nusi, kesalahan utama terletak pada klub Lampang FC yang gagal mengurus dokumen kepindahan Samuel Balinsa tepat waktu Lampang FC seharusnya melaporkan TMS ke Federasi Sepakbola Thailand (FAT) lebih dulu.

Baca juga: Pulang Kampung, Ricky Kambuaya Malah Dapat hadiah Motor Kawasaki KLX 150 BF

Baru setelah beres, TMS kemudian diteruskan ke PSSI untuk ditindak lanjuti.

"Jadi jangan menyalahkan PSSI. Bukan PSSI menghambat atau menghalang-halangi sang pemain. Tetapi, semua itu ada aturan dan administrasinya," ujar Yunus Nusi.

Lampang FC Minta Maaf

Lampang FC sudah meminta maaf terkait kegagalan transfer Samuel Balinsa.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya kami menginformasikan bahwa terdapat kesalahan pada proses pendaftaran pemain Lampang FC.”

Baca juga: Jelang Laga, Pelatih Persija Soroti 2 Pemain Persipura

Kesalahan itu berkaitan dengan aplikasi ITC yang paling lambat harus dipenuhi pada 7 Januari 2022," bunyi pernyataan resmi Lampang FC.

"Namun, dokumen itu tidak dapat diselesaikan sampai batas waktu tersebut. Akibatnya, transfer (Samuel) Balinsa tidak akan selesai sepenuhnya dan tidak bisa didaftarkan musim ini," Lampang FC menambahkan.

"Saya selaku Presiden Lampang FC dan manajemen tim mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang tidak dapat diselesaikan tepat waktu. Saya benar-benar minta maaf atas kekecewaaan ini bagi kedua belah pihak," imbuh pernyataan resmi Lampang FC itu. (*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Samuel Balinsa Gagal Merumput di Thailand, PSSI: Bukan Salah Kami

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved