Breaking News:

Tribun Militer

Begini Kata Panglima Andika soal Mayjen Untung Eks Tim Mawar Jabat Pangdam Jaya dan Jadi Polemik

Tim Mawar merupakan dalang dari operasi penculikan para aktivis politik pro-demokrasi. Saat itu, Untung beberapa kali menempati jabatan strategis.

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dalam konferensi pers di Markas Kodam XVII/Cenderawasih, di Jayapura, Papua, Selasa (1/12/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa angkat bicara soal penunjukan Mayjen Untung Budiharto sebagai Pangdam Jaya.

Hal ini untuk menjawab kritik publik mengenai rekam jejak Untung sebagai anggota Tim Mawar.

Andika mengatakan, pemecatan Untung dari ABRI karena keterlibatannya dalam Tim Mawar kala itu telah dianulir berdasarkan putusan pengadilan yang dirilis pada tahun 2000.

Baca juga: Sejarah Baru, Perempuan Masuk Kepengurusan PBNU di Tangan Yahya Staquf

Baca juga: Profil Pangdam Jaya Mayjen Untung Budiharto yang Jadi Polemik, Dulu Bawahan Prabowo di Tim Mawar

"Pangdam Jaya sebetulnya kalau dari segi hukum kan sudah menjalani apa yang kemudian waktu itu diputuskan oleh pengadilan," kata Andika seperti diberitakan Tribunnews.com, Rabu (12/1/2022).

"Waktu itu namanya masih Mahkamah Militer Agung, sudah diputuskan dan berkekuatan hukum tetap dan sudah dijalani," tuturnya

Atas dasar itu, Andika pun mempromosikan Untung menjadi Pangdam Jaya, menggantikan Mayjen Mulyo Aji yang kini menjabat sebagai Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

"Jadi, memang secara hukum, tidak ada lagi yang kemudian harus dilakukan oleh mereka yang pada saat itu mendapatkan hukuman, ya," katanya.

Sosok Mayjen Untung Budiharto, Dulu Bawahan Prabowo dari Tim Mawar, Kini Jabat Pangdam Jaya
Sosok Mayjen Untung Budiharto, Dulu Bawahan Prabowo dari Tim Mawar, Kini Jabat Pangdam Jaya (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Adapun serah terima jabatan Pangdam Jaya dari Mulyo Aji kepada Untung digelar pada Senin (10/1/2022).

Baca juga: Terancam Krisis Pangan, Korea Utara Dorong Warga Membuat Pupuk dari Kotoran Sendiri

Promosi jabatan ini menjadi sorotan publik karena rekam jejak Untung sebagai anggota Tim Mawar bentukan Prabowo Subianto, tim kecil yang dibuat oleh kesatuan Kopassus Grup IV TNI AD pada 1998.

Diketahui, Tim Mawar merupakan dalang dari operasi penculikan para aktivis politik pro-demokrasi. Saat itu, Untung beberapa kali menempati jabatan strategis.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved