Breaking News:

Banjir Jayapura

Data Korban Terus Meningkat, Rustan: Antisipasi Data Double

Ketua Tim Tanggap Darurat, Rustan Saru, meminta petugas di lapangan untuk terus melakukan peninjauan data sehingga tidak terjadi pendataan ganda.

Tribun-Papua.com/Humas Pemkot Jayapura
Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana, Rustan Saru menyebutkan sampah dan air bersih masih menjadi kendala pasca-banjir di Kota Jayapura. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Gratianus Silas

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pasca banjir dan longsor, melalui Tim Tanggap Darurat, Pemkot Jayapura tak henti-hentinya melakukan penanganan, dengan melibatkan Polresta Jayapura Kota, Kodim 1701 Jayapura, serta stakeholder terkait lainnya.

Ketua Tim Tanggap Darurat, Rustan Saru, meminta petugas di lapangan untuk terus melakukan peninjauan data korban banjir dan longsor, sehingga tidak terjadi pendataan ganda atau double.

Baca juga: Bantuan Kemensos Capai Rp 1,3 M, Mensos Risma: Nominal Ini Bisa Bertambah

“Jadi, data-data indentitas maupun lokasi yang dimaksud itu dicek, sehingga jangan sampai ada double data,” jelas Rustan Saru, Rabu (13/1/2022).

Dikatakan Rustan yang juga Wakil Wali Kota Jayapura, data korban terus berkembang, dari 7.005 jiwa, kemudian naik 8.023 jiwa, naik lagi ke 9.086 jiwa, dan yang terakhir mencapai 19.097 jiwa yang menjadi korban banjir dan longsor di 4 distrik di Kota Jayapura.

Baca juga: Bupati Mimika, Eltinus Omaleng Kembali Berhentikan Ribuan Honorer di Lingkup Pemda Mimika

“Angka terus meningkat karena ada laporan yang masuk dari masyarakat bahwa mereka belum terdata, sehingga diinput, agar menjadi perhatian pemerintah,” tambahnya.

Sedangkan kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 miliar, berupa harta benda seperti rumah, motor, mobil, peralatan rumah tangga, peralatan elektronik.

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved