Breaking News:

Papua Terkini

Ketuk Palu Rapat Penanganan Covid 19 Kota Jayapura, Berikut Kebijakan Sepanjang Januari Ini

Pemerintah Kota Jayapura melakukan rapat perihal penanganan Covid 19 bersama Forkopimda Kota Jayapura, Rabu (12/1/2022).

Tribun-Papua.com/ Gratianus Silas
Ketua Satgas Covid 19 Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, memipimpin Rapat Penanganan Covid 19 bersama Forkopimda Kota Jayapura, di Kantor Wali Kota Jayapura, Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Rabu (12/1/2022) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Gratianus Silas

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura melakukan rapat perihal penanganan Covid 19 bersama Forkopimda Kota Jayapura, Rabu (12/1/2022).

Rapat yang dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jayapura, Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua menghasilkan sejumlah kebijakan penanganan Covid 19 untuk diterapkan di sepanjang Januari 2022 ini.

Memimpin rapat tersebut, Ketua Satgas Covid 19 Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyebut, kesepakatan bersama diambil dengan berpedoman pada Inmendagri 2/2022 tentang PPKM di Papua.

Baca juga: Bupati Merauke Minta TNI-Polri  Terlibat Dalam Pengawasan Dana Kampung

"Berpedoman pada Inmendagri 2/2022 tentang PPKM, kita tindaklanjuti hasil rapat ini dalam Instruksi Wali Kota 1/2022 tentang penanganan Covid 19 di Kota Jayapura sepanjang Januari ini," ungkap Benhur Tomi Mano, Rabu (12/1/2022)

Adapun kesepakatan bersama yang diambil antara lain, waktu aktivitas ekonomi dan masyarakat mulai pukul 6.00 - 22.00 WIT.

Sektor pendidikan, mulai TK, PUAD, SD, hingga SMP dilakukan belajar tatap muka dengan berpedoman pada SOP protokol kesehatan yang dibuat serta membatasi kehadiran 50 persen dari kapasitas ruang kelas.

Baca juga: Ini Alasan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng Berhentikan Ribuan Honorer

Kemudian, tempat-tempat peribadatan mengikuti SOP protokol kesehatan ketat dengan tingkat kehadiran 75 persen disesuaikan kapasitas ruang ibadah.

"Untuk acara-acara pernikahan, fasilitas umum, tempat hiburan, tempat rekreasi, dibatasi kapasitas daya tampungnya sebanyak 50 persen, dengan protokol kesehatan ketat," jelasnya.

Program vaksinasi tetap dilaksanakan di Kota Jayapura, termasuk sosialisasi vaksinasi anak usia 6 - 11 tahun.
Penegakkan hukum, dalam hal ini razia protokol kesehatan, seperti operasi masker tetap dilakukan.

Baca juga: KNPB Wilayah Balim Barat Mendesak Agar Viktor Yeimo di Bebaskan 

"Adapun, Pemkot Jayapura akan menyurati Gubernur Papua, dengan berbagai pertimbangan untuk dibukanya PLBN RI-PNG di Skouw," tambahnya.

"Namun, pintu masuk pelabuhan, perbatasan, dan bandara juga harus diperketat dengan menggandeng instansi terkait untuk mengantisipasi penularan, terutama varian baru omicron," pungkasnya.

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved