Siswa SMA Korban Kegiatan Lingkaran Setan saat Pramuka Dimintai Keterangan Polisi

Siswi SMA berinisial MF (16) dimintai keterangan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak terkait kasus penganiayaan di sekolah.

Editor: Claudia Noventa
(Kompas)
Ilustrasi - Siswi SMA berinisial MF (16) dimintai keterangan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak terkait kasus penganiayaan yang terjadi di lingkungan sekolah. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Siswi SMA berinisial MF (16) dimintai keterangan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak terkait kasus penganiayaan yang terjadi di lingkungan sekolah.

Diketahui, pihak keluarga MF melaporkan ke polisi setelah anaknya diduga menjadi korban penganiayaan saat mengikuti kegiatan Pramuka.

"Agenda hari ini, pihak keluarga korban datang. Jadi mau dimintai keterangan," kata Kasi Humas Polres Ciamis, Jawa Barat Inspektur Satu Magdalena saat ditemui di daerah Pamugaran, Kabupaten Pangandaran, Kamis (13/1/2022).

Upaya pihak kepolisian, menurut Magdalena, pihaknya sudah menerima laporan keluarga korban, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Jasad Bocah 14 Tahun Disimpan di Rumah selama 2 Bulan, Orangtua Yakin Putrinya Masih Hidup

Baca juga: Viral Video Siswi SMP di Makassar Di-bully dan Dikeroyok Teman-temannya, Ibu Lapor Polisi

Setelah itu, pinyidik memulai penyelidikan dugaan penganiayaan ini.

"Baru nanti perkembangan hasil lidik tersebut, kami sampaikan," ucapnya.

Untuk sementara, kata Magdalena, jumlah korban sebanyak tiga orang.

"Kita masih Lidik dulu," katanya.

Ditanya adakah upaya islah antara pelapor dan terlapor, Magdalena menegaskan, masih belum mengarah ke sana. I

slah dalam kajian hukum Islam adalah memperbaiki, mendamaikan, dan menghilangkan sengketa atau kerusakan.

"Kita masih lidik," jelas dia lagi.

Sebelumnya diberitakan, dua orangtua siswa yang anaknya sekolah di SMA Negeri 1 Ciamis mendatangi Polres Ciamis, Rabu (12/1/2022).

Mereka melapor ke polisi karena anaknya mengalami sejumlah luka lebam di wajah seusai mengikuti kegiatan kepramukaan di daerah Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

"Saya datang ke sini untuk melaporkan pihak yang terlibat (dalam kegiatan)," kata Mamay (51), salah seorang orang tua korban, saat ditemui di halaman Mapolres.

Baca juga: Viral Video Siswi SMP di Makassar Di-bully dan Dikeroyok Teman-temannya, Ibu Lapor Polisi

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved