Breaking News:

Tahanan Polsek Katikutana Tewas, 10 Anggota Polres Sumba Barat Diduga Lakukan Penganiayaan

Meninggalnya tahanan Polsek Katikutana, 10 anggota Polres Sumba Barat Polda NTT diduga ikut terlibat.

POS-KUPANG.COM/HO
Jenazah Arkin Anabira yang tewas di sel tahanan Polsek Katikutana Polres Sumba Barat. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Meninggalnya Arkin Anabira alias Arkin (22), tahanan Polsek Katikutana, 10 anggota Polres Sumba Barat Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk personel Polsek Katikutana dan anggota Buser diduga ikut terlibat.

Diungkapkan oleh Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna, 6 anggota Polsek Katikuna yang merupakan anggota piket jaga saat kejadian telah diperiksa anggota Provos Polres Sumba Barat.

"Sedangkan empat anggota Buser Polres Sumba Barat diproses bidang Propam Polda NTT," ujar Kombes Krisna saat dikonfirmasi di Kupang, Rabu 12 Januari 2022.

Baca juga: 4 Fakta Pasutri Simpang Jasad Anaknya Berbulan-bulan, Berharap Hidup Lagi hingga Dibujuk Polisi

Keenam anggota Polsek Katikuna tersebut, kata Kombes Krisna, sedang menjalani sidang di Polres Sumba Barat.

Empat anggota Buser Polres Sumba Barat yang diduga menganiaya Arkian saat ini ditahan di tempat khusus dalam sel sambil menunggu proses dari Propam Polda NTT.

Pihaknya, lanjut Kombes Krisna, menjamin anggotanya yang terlibat dalam kasus ini akan ditindak tegas dan diproses secara transparan.

Tahanan bernama Arkin Anabira alias Arkin meninggal di dalam sel Polsek Katikutana, Polres Sumba Barat.

Baca juga: Di Depan Ribuan Bintara Polda Papua Barat, Jenderal TNI Peringatkan: Jangan Khianati Pimpinan

Arkin ditahan atas kasus dugaan tindak pidana penganiayaan dan pencurian ternak setelah ditangkap pada 8 Desember 2021.

Empat orang anggota polisi dicopot dari jabatannya, usai tewasnya tahanan di dalam sel Polsek Katikutana bernama Arkin Anabira, warga Desa Malinjak, Kecamatan Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah. (*)

Berita Daerah Lainnya

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul 10 Anggota Polres Sumba Barat Terlibat Penganiayaan Tahanan hingga Tewas

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved