Breaking News:

Banjir Jayapura

3 Tahun Penantian, 76 KK Korban Banjir Sentani 2019 Akan Miliki Rumah Sehat

elama 3 tahun lamanya mengungsi dan menantikan adanya tempat hunian baru yang aman dan layak, kini warga terdampak banjir bandang Sentani 2019.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
KUNKER MENSOS RI - Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini resmi meletakan batu pertama pembangunan rumah sehat dan fasilitas umum lainnya, di Kawasan Doyo Baru, Sentani Kabupaten Jayapura Papua Jumat (14/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Selama 3 tahun lamanya mengungsi dan menantikan adanya tempat hunian baru yang aman dan layak, kini warga terdampak banjir bandang Sentani 2019, sebanyak 76 Kepala Keluarga (KK), akan miliki rumah sehat.

Hal itu diketahui, setelah Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini resmi meletakan batu pertama pembangunan rumah sehat dan fasilitas umum lainnya, di Kawasan Doyo Baru, Sentani Kabupaten Jayapura Papua Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Mensos Risma Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sehat Bagi Korban Banjir Sentani 2019

"Ini kan kita pernah janji, dan memang nama-nama 76 KK ini tidak terdata waktu itu, sehingga ini mereka sudah dipastikan tempat hunian akan dibangun di sini (Doyo Baru)," jelasnya.

Dalam kunjungannya tersebut, selain meletakkan batu pertama, saat tiba Risma juga langsung mengecek Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik warga penerima bantuan, untuk memastikan data jumlah 76 KK tersebut.

"Saya keliling-keliling ke bank itu sebelum ke sini, saya mau pastikan data penerima bantuan, harus benar-benar ini tepat sasaran," kata Risma.

Berdasarkan pantauan Tribun-Papua.com, Risma juga terlihat menyapa warga penerima bantuan dan menanyakan kebutuhan mereka.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga memastikan terkait perizinan dan pembebasan lahan yang dibangun rumah sehat bagi 76 KK korban banjir bandang Sentani 2019 lalu.

"Saya pikir dipakaikan listrik solar sell saja untuk jaringan listrik di rumah sehat ini, karena biar masyarakat tidak perlu membayar listrik," pungkasnya.

Baca juga: Sambangi Tokoh Agama dan Kepala Suku, Kapolres Mamra: Ini Bentuk Silahturahmi

Selain membangun rumah sehat, Kemensos juga membangun fasilitas umum lainnya untuk menunjang rumah sehat tersebut.

Lebih jauh, berdasarkan penelusuran Tribun-Papua.com pembangunan rumah sehat tersebut dibangun di atas tanah yang telah memenuhi unsur perizinan.

Dari bagan informasi, terlihat rumah sehat itu berukuran tipe 36 (couple/2 unit).

Sekadar diketahui, pembangunan rumah sehat dan fasilitas umum bagi 76 KK terdampak banjir itu, bekerja sama dengan Koperasi Papua Alom Tujuh Enam. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved