Breaking News:

Covid 19

Sejak Desember Kota Jayapura Tanpa Kasus Covid-19, BTM: Jangan Lengah!

Penanganan Covid-19 di Kota Jayapura tak lepas dari peran serta semua pemangku kepentingan.

Tribun-Papua.com/Gratianus Silas
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, dan Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Gratianus Silas

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Penanganan Covid-19 di Kota Jayapura tak lepas dari peran serta semua pemangku kepentingan.

Hal ini disampaikan Ketua Satgas Covid-19 Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM), Jumat (14/1/2022) di Jayapura.

Kata BTM sapaan akrabnya, penanganan Covid-19 di Kota Jayapura dapat sukses karena bantuan dari Polda Papua, Kodam XVII/Cenderawasih, Badan Intelejen Negara Daerah (BINDA) Papua, dan stakeholder lainnya.

Baca juga: Persipura Trend Positif, Korban Berikutnya: Persiraja

“Perlu saya sampaikan terima kasih kepada Kapolda Papua dan seluruh jajarannya hingga tingkat Polresta Jayapura Kota, kemudian terima kasih juga Pangdam XVII/Cenderawasih dan seluruh jajaran hingga tingkat Kodim 1701 Jayapura, Lantamal X Jayapura dan jajaran, BINDA Papua, pukesmas, dan rumah sakit,” kata BTM.

Tak hanya ikut berkontribusi terhadap penanganan Covid-19, kata BTM, para pemangku kepentingan juga ikut membantu menyukseskan program vaksinasi nasional di Kota Jayapura.

“Terbukti, cakupan vaksinasi di Kota Jayapura telah mencapai 77 persen untuk dosis pertama, untuk dosis kedua sudah 56 persen, dan dosis ketiga masih 0,46 persen,” jelasnya.

Adapun, sejak 21 Desember 2021 hingga saat ini, Kota Jayapura masih tetap dengan zero Covid-19 case (tanpa kasus).

Baca juga: Wonderkid Persipura Telah Kembali, Bento Madubun : Maaf Lapangan Tidak Seperti di Timnas

“Ini artinya, kita jangan lalai, jangan lengah, jangan puas berada dalam zona hijau ini. Ada virus baru yang perlu kita antisipasi, harus kita jaga, jangan sampai omicron masuk Kota Jayapura,” ujarnya.

Satu kebijakan yang ditetapkan dalam Rapat Satgas Covid-19 Kota Jayapura bersama Forkopimda Kota Jayapura adalah memperketat pintu masuk, yakni pelabuhan dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) RI-PNG di Skouw.

Baca juga: Ini Daftar 5 Jenis Vaksin Booster bagi Masyarakat

Tak sampai di situ, Bandar Udara Sentani pastinya diperketat melalui Pemprov Papua dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), terutama untuk warga asing, tenaga kerja asing, maupun warga yang memiliki histori keberangkatan dari luar negeri.

"Sedangkan bagi yang masuk melalui Pelabuhan Jayapura, diwajibkan menyertakan sertifikat vaksin, minimal dua kali atau dosis kedua," kata Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, Kamis (13/1/2022).

Sekalipun sudah menunjuklan surat dua kali vaksin, tetap mesti melakukan rapid antigen di tempat. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved