Covid19 di Papua

Tigkat Penyebaran Omicron Lebih Tinggi, Ini Imbauan Ahli 

Varian Omicron perlu diwaspadai tingkat penyebarannya yang begitu masif dan cepat, oleh karena itu penanganan yang dilakukan harua sedini mungkin.

Tribun-Papua.com/Kompas.com
Ilustrasi: Virus Omicron varian baru dari Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menanggapi tingkat penyebaran Omicron yang lebih tinggi, dibandingkan virus Corona atau Covid-19 pada umumnya, ahli Biologi Molekuler memberikan imbauannya.

Ahli Biokimia dan Biologi Molekuler dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Cenderawasih (Uncen) Hendrikus MB Bolly menyebut, sejauh ini penangkal yang paling ampuh ialah prokes dan tracing. 

"Memang harus kita akui bahwa penerapan protokol kesehatan itu lebih menjamin, dan satu-satunya benteng kita untuk terhindar dari Covid-19," katanya kepada Tribun-Papua.com, Selasa (18/1/2022).

Baca juga: Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman Tiba di FK Senica, Duo Timnas Indonesia Satu Tim?

Dari masing-masing individu harus tetap perketat protokol kesehatan, yakni 3M Mencuci tangan, Memakai Masker, dan Menjauhi kerumunan.

Untuk soal Vaksin Covid-19, berdampak pada kekebalan tubuh untuk melawan suatu penyakit, sehingga apabila ada virus yang masuk dapat meminimalisir akibat yang ditimbulkan, jadi lebih tidak parah.

"Untuk itu vaksin sangat penting peranannya, kemudian bagi penderita Comorbid atau yang memiliki riwayat atau penyakit penyerta ini juga menjadi kehati-hatian," katanya. 

Hendrikus berujar, varian Omicron perlu diwaspadai tingkat penyebarannya yang begitu masif dan cepat, oleh karena itu penanganan yang dilakukan harua sedini mungkin. 

Baca juga: Nasib Patrick Womsiwor Tak Boleh Perkuat Persipura di Putaran Kedua, Mengapa ?

"Saya pikir dengan adanya pengawasan di pelabuhan laut dan juga di dserah perbatasan untuk konteks Jayapura, itu juga merupakan bagian dari upaya agar Omicron tidak masuk ke Papua," tuturnya. 

Pihaknya juga menyebut sejauh ini belum adanya pembuktian konkret, terkait varian baru Covid-19 Omicron, yang dikabarkan dapat mempengaruhi efektivitas vaksin. (*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved