Selasa, 19 Mei 2026

5 Wilayah Papua Digelar Operasi Damai Cartenz, Daerah yang Rawan Aksi Kekerasan KKB

Polisi menggelar operasi Damai Cartenz di lima wilayah hukum Polres Papua, yang menjadi tempat yang rawan aksi KKB.

Tayang:
(Istimewa)
KKB di Intan Jaya - Polisi menggelar operasi Damai Cartenz di lima wilayah hukum Polres Papua, yang menjadi tempat yang rawan aksi KKB. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Polisi menggelar operasi Damai Cartenz di lima wilayah hukum Polres Papua, yang menjadi tempat yang rawan terjadi kekerasan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Hal ini dipaparkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.

"Hanya di lima (wilayah hukum) Polres. Wilayahnya Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Nduga, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Puncak Ilaga," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Baca juga: Kronologi 1 Prajurit TNI Gugur dalam Baku Tembak dengan KKB di Maybrat, Hendak Perbaiki Jembatan

Baca juga: Viral Video Bocah Perempuan Menangis saat Motor sang Ayah Diangkut Dishub: Pak, Ini Buat Sekolah

Ramadhan mengatakan, hal itu diketahui berdasarkan data statistik Polri.

"Lima wilayah tersebut berdasarkan data terjadinya kekerasan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB baik terhadap sipil maupun aparat keamanan," ujar dia.

Sedangkan untuk wilayah lain di luar lima wilayah itu, Polri akan melakukan operasi Rastra Samara Kasih atau Rasaka guna menjaga keamanan di 23 wilayah hukum Polres di Papua.

Operasi Rasaka sendiri baru akan dimulai pada 3 Februari hingga 31 Desember 2022.

Menurutnya, 23 wilayah hukum Polres di Papua ini cenderung memiliki situasi yang lebih aman sehingga diberikan operasi yang berbeda.

Adapun operasi Damai Cartenz dan Rasaka ini sama-sama mengedepankan pola persuasif dan preemtif dan mengedepankan fungsi pembinaan masyarakat (binmas), intel dan humas.

Namun perbedaannya, operasi Rasaka tidak memiliki Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum).

Ramadhan juga menjelaskan, Satgas Gakkum dalam operasi Damai Cartenz akan bekerja jika mendeteksi ada gangguan keamanan di wilayah operasinya.

Baca juga: Sedang Masak di Dapur, Wanita Ini Tiba-tiba Dibakar Suami Hidup-hidup, Pelaku Ditangkap di RS

Baca juga: Viral Video Bocah Perempuan Menangis saat Motor sang Ayah Diangkut Dishub: Pak, Ini Buat Sekolah

"Jadi operasi yang didukung Satgas Gakkum sebagai pendukung bukan dikedepankan. Kenapa? Saya ulangi lagi, bila terjadi gangguan keamanan oleh KKB maka Satgas Gakkum ini bergerak," ujar Ramadhan.

Diketahui, operasi Damai Cartenz mulai bekerja sejak 17 Januari 2022 lalu. Operasi ini akan berakhir pada 31 Desember 2022.

Adapun Operasi Damai Cartenz merupakan pengganti dari Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi yang biasanya bertugas menjaga situasi keamanan di Papua.

Dalam operasi itu akan melibatkan sebanyak 1.925 personel yang terdiri dari 101 anggota TNI dan 1.824 anggota Polri, dengan rincian 528 personel Polda Papua dan ada 1.296 personel bantuan atau backup Mabes Polri.

(*)

Berita KKB Lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polri Sebut Operasi Damai Cartenz Digelar di 5 Wilayah Papua yang Rawan Kekerasan KKB"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved