KKB Papua

Ini Reaksi Pangdam Usai 1 Prajurit Gugur saat Kontak Tembak di Maybrat: Kita Tidak Kasih Ampun

Untuk pelakunya kami tidak akan kasih ampun. Kami tetap tetap sesuai prosedur dan professional dalam penegakkan hukum

Tribun-Papua
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI I Nyoman Cantiasa 

Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI I Nyoman Cantiasa mengutuk keras tindakan tak manusiawi yang terjadi di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat.

Kontak Tembak TNI & KKB, Almarhum Serda Rumbiak akan Dikebumikan di Raja Ampat

"Saya mengutuk keras insiden dil uar batas kemanusiaan di Maybrat hari ini," ujar Cantiasa, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Kamis (20/1/2022).

Dengan nada tinggi, jenderal bintang dua ini mengatakan, hewan saja punya kasih saying dengan sesamanya. Namun hari ini justru dihadapkan dengan kejadian yang berbeda dan tak manusiawi. Bahkan peristiwa yang dialami anggota TNI tersebut sudah di luar batas kemanusiaan.

Baca juga: KRI Soeharso 990 Jadi Tempat Perawatan Bagi 3 Prajurit TNI Korban KKB

"Di tengah gencarnya TNI melakukan kegiatan teritorial, termasuk pembangunan jembatan, justru anggota mengalami perlakuan yang sangat tidak manusiawi," tegasnya.

Menurutnya, masih ada saja Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) yang datang dan langsung menyerang anggota TNI yang sedang tugas.

"Kelompok separatis ini memang sudah dari dulu tidak mau mendukung pembangunan di Tanah Papua," ucapnya.

Baca juga: Tangis Keluarga Sambut Kedatangan Prada Abraham Korban Kontak Tembak di Maybrat

"Kami mengutuk keras, dan akan tetap mengejar mereka sampai ke mana pun," tegas Cantiasa.

Untuk pengejaran pelaku, kata mantan Danjen Kopassus ini pihaknya tidak akan kasih ampun.

"Untuk pelakunya kami tidak akan kasih ampun. Kami tetap tetap sesuai prosedur dan professional dalam penegakkan hukum," imbuhnya.

Baca juga: 120 Bintara Noken Polda Papua Mulai Dilatih Berkeringat Keliling 10 Km Kota Jayapura

Selain itu, Cantiasa menambahkan, kejadian yang menimpa prajurit TNI di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat, tidak ada sedikitpun menjadi penghalang untuk mematahkan semangat anggota TNI dalam membangun Provinsi Papua Barat. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved